Rabu, 20 Maret 2019


KENALKAN TUGAS TNI BABINSA BIKIN PENASARAN ANAK TK
Dalam rangka menumbuhkan cinta tanah air dan pengenalan dunia profesi TK-KB Cahaya Al Quran mengadakan kegiatan outing class dengan mengunjungi Balai Desa Siswodipuran Kecamatan Boyolali. Murid-murid disambut langsung oleh Lurah Siswodipuran Ibu Santi Mulia Dewi ,SSTP,Msi dan para pemangku materi. Rabu (20/03).

Dalam kunjungannya kali ini  para murid sekalian akan mendapatkan beberapa materi diantaranya : Keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, Bagaimana berbakti kepada kedua orang tua dan guru, Motivasi cita-cita atau pengenalan profesi, pengetahuan berbaris dan Pengetahuan lambing negara Bendera MerahPutih.

Sersan Mulyono selaku pemandu dari Koramil 1 Boyolali Kodim 0724 menyampaikan materi motivasi cita-cita dengan sedikit menyisipkan tentang pentingnya bela Negara agar anak – anak kelak dikemudian hari bisa menjadi generasi penerus yang bisa diandalkan sesuai dengan Dasar Negara Indonesia yaitu Pancasila. Karena saat ini pengaruh dari luar sangat besar dan itu membutuhkan bimbingan yang terus menerus disamping dari guru juga dari lingkungan diluar. Saat ini anak – anak sudah bisa membuka internet, sehingga sangat penting bila mereka diberi pemahaman tentang pentingnya bela Negara.

Disamping materi bela Negara mereka juga dikenalkan dunia profesi, Mereka dikenalkan tugas tentara sebagai benteng Negara, pelindung masyarakat bila mana Negara mendapat serangan dari Negara lain. Dan jika disaat damai tugas tentara adalah membantu pemerintah daerah seperti membantu bencana alam, Membantu pencarian dan pertolongan dalam kecelakaan (search and rescue) dan lain sebagainya.

Saat Babinsa menanyakan siapa yang mau jadi tentara banyak anak anak yang sangat antusias mengacungkan tangan serta menanyakan berbagai pertanyaan yang ada di benak masing-masing. Dengan penuh kesabaran Babinsa menjawab pertanyaan yang ada agar rasa penasaran para murid dapat terjawab.

Hal ini diharapkan mereka mempunyai cita – cita yang tertanam dengan kuat sehingga mereka mau belajar dengan sungguh – sungguh untuk mencapai cita – cita tersebut. Yang tidak kalah penting adalah untuk menumbuhkan kepada anak – anak Boyolali mau menjadi anggota TNI kelak dikemudian hari.

Disamping diperkenalkan tentang profesi dan bela negara secara singkat anak – anak juga dilatih baris – berbaris oleh Serda Mulyono. Tujuan baris – berbaris adalah membentuk karakter atau pribadi yang tegas dan patuh pada perintah. PBB bisa mencerminkan tingkat kecerdasan seseorang. Karena jika orang tersebut tingkat kecerdasannya semakin tinggi maka akan semakin cepat merespon perintah dengan benar.

                                                                                          
Peletakan batu pertama secara simbolis oleh Kasdim 0724/Byl dan Muspida Kab. Byl


MALAM MALAM BABINSA SAMBANGI POSKAMLING

Manunggalnya TNI dengan rakyat tak pernah diragukan lagi tetap kuat mengakar di Republik tercinta ini, TNI berasal dari rakyat, untuk rakyat dan menjaga kedaulatan NKRI  yang merupakan harga mati. Kamis (21/03).

Hal tersebut diungkapkan oleh Babinsa Desa Glintang Koramil 10 Sambi Serda Mulyadi , saat melaksanakan pemantauan wilayah binaan dan komunikasi sosial (Komsos) anjangsana di Pos Kamling yang berada di Dukuh Randukuning Rt 1 RW 2 Desa Glintang Kecamatan Sambi.

Sinergitas TNI dan Polri siap menjaga keamanan dan mensukseskan Pemilu 2019, mari aktifkan dan tingkatkan Siskamling Ronda malam untuk menjaga kamtibmas. “tutur Babinsa Serda Mulyadi.

Para warga  sangat senang adanya kunjungan lintas sektoral untuk berkoordinasi dan berbagi informasi. Seperti yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 10 Sambi dalam pantau wilayah binaannya kali ini.

“Terima kasih kepada bapak TNI  dan pihak terkait lainnya yang terus bersinergi menjaga kondusifitas wilayah,” pungkas Bapak Sarwan salah satu warga yang melaksanakan siskamling.

Danramil 10 Sambi Kapten Inf Warisno, saat di konfirmasi lebih jauh mengatakan, kegiaant komsos Babinsa menyambangi Perangkat desa maupun elemen masyarskat di desa binaannya untuk berkoordinasi terkait kondisi kamtibmas yang ada di desa jelang Pemilu 17 April 2019 mendatang. Pada intinya kita semua harus menjaga keamanan dan kedamaian menjelang, selama dan sesudah pemilu tahun ini. Kita semua berharap agar pemilu berlangsung dengan aman dan damai.
                                                                                          
Peletakan batu pertama secara simbolis oleh Kasdim 0724/Byl dan Muspida Kab. Byl

Senin, 18 Maret 2019



BHAKTI SOSIAL HUT PERSIT KE 73 DAN HUT KE 55 DHARMA PERTIWI  
Dalam rangka memperingati HUT ke 73 Persit Kartika Chandra Kirana sekaligus HUT ke 55 Dharma Pertiwi, Persit Kartika Chandra Kirana PD IV Diponegoro menggelar kegiatan bakti sosial berupa donor darah dan anjangsana di Rumkit TK III Slamet Riyadi Surakarta yang diikuti sekitar 1335 orang, Senin (18/3/2018). Bakti sosial kali ini menitik beratkan pada kegiatan Donor Darah dan anjangsana baik kepada anggota yang rawat inap dan sakit berat, anggota warakawuri, anak yatim, anak berprestasi dan anak berkebutuhan khusus.
Menurut Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD IV/Diponegoro Ny. Septi M. Effendi, kegiatan bhakti sosial ini merupakan wujud tanggung jawab dan pencerminan kita semua sebagai upaya mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, karena Persit Kartika Chandra Kirana merupakan bagian dari TNI-AD.
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD IV/Diponegoro berharap, agar momentum ini dapat dijadikan sebagai sarana silaturahmi serta untuk menumbuh kembangkan rasa kepedulian sosial kita terhadap sesama. Semoga apa yang kita kerjakan hari ini dapat ditindaklanjuti secara berkesinambungan dengan kegiatan bakti sosial dalam even yang berbeda namun tetap menyentuh kepada kepentingan masyarakat yang membutuhkan.
“Sebagai bagian dari masyarakat, kita semua terpanggil untuk berbuat yang terbaik dalam membantu saudara-saudara kita sesama anak bangsa yang tentunya masih sangat memerlukan uluran tangan kita semua,”pungkas Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD IV/Diponegoro.
Hadir pada kegiatan tersebut Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Rafael Granada Baay beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 074 PD IV/Diponegoro Ny Lisa Rafael Baay. (Penrem074/Wrt)


 “ABOT ENTENG DISONGGO BARENG” POMPA SEMANGAT DI TMMD  

“Abot enteng disonggo bareng” itulah sebuah kata Jawa yang sering terucap dan  kita dengar dalam suatu kegiatan karya bakti maupun kegiatan yang sering dilaksanakan secara bersama sama. Dalam bahasa Indonesia biasa kita dengar pepatah “ Berat sama dipikul ringan sama di jinjing”. Selasa (18/03).
Semboyan berat sama dipikul ringan sama dijinjing diterapkan dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa( TMMD) Tahap I TA 2019 yang di selenggarakan oleh Kodim 0724/Boyolali di Desa Ngleses Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali. Dengan tekad seperti itu pula yang mampu memompa semangat anggota TNI dan warga setempat dalam bekerja mengejar target yang diberikan selama 30 hari mengerjakan program TMMD Sengkuyung Tahap I Ta 2019 selama ini.  
Babinsa Desa Ngleses Serda Bewal mengatakan bahwa apapun pekerjaannya kalau dilakukan secara bersama sama akan jadi ringan apalagi demi kemajuan bersama. Betonisasi jalan yang menjadi sasaran fisik dari program ini sebentar lagi akan selesai.
Kegiatan TMMD yang biasa di selenggarakan di desa-desa di wilayah Kodim 0724/Boyolali merupakan salah satu momentum kemanunggalan TNI dan masyarakat yang juga menandakan bahwa TNI bersama masyarakat serta instansi terkait mampu menghadirkan pembangunan demi kemajuan dan kesejahteraan desa.


Kamis, 14 Maret 2019


MENEMBAK DI MARKAS BRIMOB

Latihan menembak senjata ringan (Latbakjatri) Triwulan I tahun 2019 oleh personil Kodim 0724/Boyolali dilaksanakan di Lapangan Tembak Brimob Gunung Kendil Mojosongo.Rabu (06/03).
Kegiatan Latbakjatri ini rutin dilaksanakan tiap tiga bulan sekali dalam rangka memelihara dan meningkatkan kemampuan menembak anggota TNI khususnya Kodim 0724/Boyolali. Adapun koordinator pelaksana latihan menembak dipimpin oleh Danramil 14/Klego Kapten Inf Dakhri Oskandar selaku Komandan latihan (Danlat).
Pada kesempatan tersebut Danlat menyampaikan bahwa menembak merupakan dasar yang wajib dimiliki oleh setiap prajurit, tujuan dari latihan menembak ini adalah untuk mengasah kemampuan, meningkatkan ketrampilan dan kemahiran prajurit. Dan yang paling utama dalam setiap latihan adalah faktor keamanan karena menyangkut dengan peluru tajam yang digunakan.
Untuk itu sebelum dilaksanakan latihan menembak Danlat memimpin langsung doa bersama semoga selama dalam latihan menembak dapat berjalan dengan aman dan lancar serta mendapatkan hasil yang diinginkan. Dalam kegiatan menembak kali ini para prajurit menggunakan dua jenis senjata yaitu laras panjang (M16) menggunakan munisi tajam dengan kaliber 5,56 mm dan laras pendek (pistol) FN menggunakan kaliber 9 mm.
Komandan Kodim ( Dandim) 0724/Boyolali Letkol Kav Herman Taryaman SIP,MH yang turut serta dalam latihan tersebut mengatakan, kegiatan latihan menembak ini merupakan agenda rutin di TNI AD setiap tri wulan. Tujuannya untuk meningkatkan profesionalisme kemampuan prajurit dalam menembak baik senjata api jenis pistol maupun laras panjang.



DANLAT TEKANKAN FAKTOR KEAMANAN  

Latihan menembak senjata ringan (Latbakjatri) Triwulan I tahun 2019 oleh personil Kodim 0724/Boyolali dilaksanakan di Lapangan Tembak Brimob Gunung Kendil Mojosongo.Rabu (06/03).
Kegiatan Latbakjatri ini rutin dilaksanakan tiap tiga bulan sekali dalam rangka memelihara dan meningkatkan kemampuan menembak anggota TNI khususnya Kodim 0724/Boyolali. Adapun koordinator pelaksana latihan menembak dipimpin oleh Danramil 14/Klego Kapten Inf Dakhri Oskandar selaku Komandan latihan (Danlat).
Pada kesempatan tersebut Danlat menyampaikan bahwa menembak merupakan dasar yang wajib dimiliki oleh setiap prajurit, tujuan dari latihan menembak ini adalah untuk mengasah kemampuan, meningkatkan ketrampilan dan kemahiran prajurit. Dan yang paling utama dalam setiap latihan adalah faktor keamanan karena menyangkut dengan peluru tajam yang digunakan.
Untuk itu sebelum dilaksanakan latihan menembak Danlat memimpin langsung doa bersama semoga selama dalam latihan menembak dapat berjalan dengan aman dan lancar serta mendapatkan hasil yang diinginkan. Dalam kegiatan menembak kali ini para prajurit menggunakan dua jenis senjata yaitu laras panjang (M16) dan laras pendek (pistol).


Kamis, 07 Maret 2019


BABINSA DAN WARGA DESA BANDUNG BANGUN JEMBATAN DARURAT

Babinsa Koramil 17 Wonosegoro Sertu Riyanto dan Serda Ngatmo membantu warga Desa Bandung Kecamatan Wonosegoro membuat jembatan darurat yang menghubungkan Desa Bandung dan Desa Kebonagung.
Sebelumnya Jembatan Desa Bandung diterjang banjir beberapa waktu yang lalu, yang menyebabkan putusnya rangka jembatan sehingga jalur ke Desa Bandung menjadi terhambat walaupun bisa melalui jalan lain dengan cara memutar namun demikian jalan alternative lain tentu lebih jauh.
Babinsa dan masyarakat bahu membahu membuat jembatan darurat dari kayu  dan anyaman bambu yang disusun. Menurut Danramil 17 Wonosegoro Kapten Arh Iswadi Yusuf bahwa jembatan ini hanya bersifat sementara karena pemerintah Kabupaten Boyolali melalui Wakil Bupati Boyolali M Said Hidayat SH akan segera memperbaiki jembatan yang putus saat musim penghujan usai, saat kunjungannya beberapa waktu lalu.
Babinsa Koramil 17 Wonosegoro Sertu Riyanto juga berharap agar jembatan yang permanen segera dibangun serta menghimbau kepada warga agar berhati-hati saat menyebrang jembatan darurat, dan segera lapor kepada kepala desa atau Babinsa apabila ada kerusakan pada jembatan darurat sekecil apapun untuk segera diperbaiki demi keselamatan warga semua.


Selasa, 05 Maret 2019




TMMD NGLESES GARAP BETONISASI BERTULANG

Anggota Kodim 0724/Boyolali bersama dengan masyarakat Desa Ngleses Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali bahu membahu melaksanakan betonisasi jalan yang menjadi sasaran fisik dalam TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I tahun anggaran 2019 sebagai wujud manunggalnya TNI dengan warga masyarakat.
Anggota Kodim 0724/Boyolali yang melaksanakan TMMD Sengkuyung Tahap I ini merupakan pewakilan dari tiap-tiap Koramil di bawah jajaran Kodim 0724/Boyolali. Kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap I yang berlangsung di Desa Ngleses ini menargetkan sasaran fisik yakni betonisasi sepanjang 250M Lebar 3,5M dengan ketebalan 0,20 M.
Betonisasi jalan pada TMMD kali ini ada sedikit perbedaan dengan TMMD sebelumnya, dikarenakan kontur tanah yang labil maka betonisasi jalan menggunakan rangka kawat besi dengan diameter 16 mm agar nantinya dapat lebih kuat dan lebih awet dalam penggunaannya serta lebar dan volume yang dikerjakan pun lebih ditingkatkan. TMMD tahap I ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.502.924.000,- yang berasal dari APBD I sebesar 235 Juta dan APBD II sebesar Rp.252.800.000,-dan swadaya dari masyarakat sebesar Rp.15.124.000,-
 Komandan Ramil 19/Juwangi Kapten Inf Suyatno menuturkan bahwa betonisasi jalan yang dikerjakan tersebut dilaksanakan guna membantu masyarakat dan pemerintah daerah dalam pembangunan yang ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat
  Beliau juga menghimbau kepada masyarakat untuk turut menjaga hasil pembangunan TMMD Sengkuyung Tahap I tahun anggaran 2019 setelah jadi , toh nantinya masyarakat Desa Ngleses dan sekitarnya yang akan menerima manfaatnya secara langsung.Tak lupa ucapan terima kasih kepada warga masyarakat Desa Ngleses atas semangatnya dalam pelaksanaan TMMD sampai dengan saat ini.



KERJASAMA PENANAMAN JAGUNG
KODIM BOYOLALI, PEMKAB BOYOLALI DAN PETROKIMIA GRESIK

 Kodim 0724/Boyolali melaksanakan penanaman jagung bersama di lahan Demlot milik Kodim 0724/Boyolali di Desa Siswodipuran Kecamatan Boyolali Kabupaten Boyolali.
Hadir dalam kegiatan tersebut Forkopimda Kabupaten Boyolali, Kasi Ter Korem 074/Warastratama, Perwakilan Petrokimia Gresik, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab Boyolali, Perangkat Desa Siswodipuran, Babinsa Kodim 0724/Boyolali, Danramil  jajaran Kodim 0724/Boyolali, Bhabinkamtipmas Polres Boyolali, dan Para Kelompok Tani, serta masyarakat.
Penanaman jagung yang dilaksanakan secara bersama sama ini dalam rangka mendukung program pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional luas lahan demlot Kodim 0724/Boyolali sekitar 3,5 Ha dan bibit jagung yang ditanam menggunakan bibit jagung Pertiwi 3.
Dandim 0724/Boyolali Letkol Kav Herman Taryaman SIP,MH dalam sambutannya memberikan ucapan terima kasih kepada pihak Petro Kimia Gresik dan Dinas Pertanian Boyolali atas dukungan dan partisipasinya sehingga kegiatan ini dapat terlaksana. Alhamdulillah demlot Kodim 0724/Boyolali sudah beberapa kali melaksanakan panen jagung, rencana kedepan lahan ini akan ditanami kacang kedelai, selain itu lahan demlot ini juga bervariasi berganti ganti jenis tanaman.  Kegiatan ini semata mata untuk mendukung program ketahanan pangan dari pemerintah. Semoga dengan program penanaman jagung ini dapat membantu warga sekitar lahan demlot.


Selasa, 26 Februari 2019


TMMD NGLESES JUWANGI GUNAKAN BETON BERTULANG

Kodim 0724/Boyolali menggelar Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap I Tahun anggaran 2019 dengan tema “Melalui TMMD  Kita Tingkatkan Kebersamaan Umat Serta Semangat Gotong Royong dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Guna Mewujudkan Ketahanan Nasional”. Kegiatan ini diselenggarakan di Desa Ngleses Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali. Selasa ( 26/02).
Bertindak selaku inspektur upacara Wakil Bupati Boyolali M.Said Hidayat SH, sekaligus menyerahkan alat peralatan kerja  kepada perwakilan dan dilanjutkan dengan pemukulan kentongan yang didampingi oleh Forkopimda Kabupaten Boyolali sebagai tanda dibukanya TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2019.
Adapun bertindak sebagai Komandan Upacara yaitu Danramil 9/Sawit Kapten Inf Yudha Kartika, peserta upacara terdiri dari dua pleton Pasukan Kodim 0724/Boyolali ,satu pleton Polres Boyolali, ,ASN Kodim 0724/Boyolali ,Satgas MTA, Pemuda Pancasila, LDII, Linmas, Tokoh masyarakat setempat dan segenap siswa siswi sekolah dari Kecamatan Juwangi.
Pada pembukaan TMMD kali ini Wakil Bupati Boyolali selaku Inspektur upacara membacakan sambutan dari Gubernur Jawa Tengah Bp. Ganjar Pranowo. Diantara isi sambutan dari Gubernur Jawa Tengah bahwa hari ini secara serentak dilaksanakan TMMD tahap I tahun 2019. Inilah bagian dari cara kita merawat dan mengikat kebersamaan serta kegotongroyongan untuk mengatasi persoalan-persoalan bangsa. Sinergitas dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta pemerintah pusat dan daerah melalui TMMD seperti inilah menjadi kekuatan luar biasa untuk memajukan desa, menggali dan mendayagunakan potensi serta mengatasi berbagai permasalahan masyarakat.
Data BPS per-Bulan September 2018, mencatat jumlah penduduk miskin Jawa Tengah sebesar 3,87 Juta orang (11,19%), mayoritas berada di pedesaan , yakni 2,15 juta orang. Untuk itulah , kita terus memfokuskan program penanggulangan kemiskinan di pedesaan dengan prinsip kroyokan melalui pendekatan holistic-integratif-tematik-dan spasial.
Karena itu, TMMD kita dorong menjadi salah satu cara mendukung penurunan kemiskinan di Jawa Tengah. Tentu ini bergerak simultan, sinergis, dan selalu terintegrasi dengan program yang sedang dan akan dilakukan. melalui TMMD ini juga harus diarahkan untuk mendorong peningkatan ekonomi masyarakat, meningkatkan kesehatan lingkungan dan memantapkan kerukunan antar umat beragama dalam rangka mencegah terjadinya konflik SARA, radikalisme, terorisme, dan intoleransi.
Dalam 30 hari kedepan terhitung pada, Selasa 26 Februari sampai dengan 27 Maret 2019  jajaran Kodim 0724/Boyolali ,Polres Boyolali dan segenap komponen masyarakat yang terlibat dalam TMMD Sengkuyung tahap I Ta 2019 akan menyelesaikan betonisasi sepanjang 250 Meter, lebar 3,5 Meter dengan ketebalan 0,20 Meter dan ditambah dengan Rehap Rumah Tak Layak Huni (RTLH) sebanyak 3 unit.
Menurut Babinsa Desa Ngleses Serda Bewal bahwa betonisasi jalan pada program TMMD kali ini harus menggunakan rangkaian besi atau bisa disebut pembangunan jalan beton bertulang dikarenakan kontur tanah di wilayah Desa Ngleses yang labil atau tanah gerak saat musim kemarau tiba. Begitu juga dengan ketebalan beton yang harus ditingkatkan. Semoga semuanya dapat berjalan sesuai dengan rencana dan pemanfaatannya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Ngleses Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali.
                       

Senin, 25 Februari 2019


                     TNI TERJUN KE SAWAH  BANTU PETANI BASMI HAMA TIKUS

Guna mendukung suksesnya program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah, Babinsa Desa Jembungan  Koramil 8/Banyudono Sertu Joko Suprihatin bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Banyudono dan Kelompok Tani Subur Makmur melaksanakan pembasmian hama tikus yang menyerang tanaman padi di wilayah Desa Jembungan  Kecamatan Banyudono Kabupaten Boyolali.Senin (25/02).
Kekhawatiran para petani Desa Jembungan langsung mendapatkan respon dari instansi terkait tentang masalah hama tikus ini. Menurut Sertu Joko Suprihatin bahwa adanya pembasmian hama tikus yang dilakukan  diharapkan bisa mencegah perkembangbiakan hama tikus yang akan menyerang tanaman padi milik para petani,sehingga diharapkan panen padi dapat melimpah dan petani bisa sejahtera.
Kali ini gropyokan tikus yang dilaksanakan di area persawahan Desa Jembungan mengandalkan alat alat manual seperti cangkul,dan alat gali lainnya dengan langsung membongkar sarang tikus yang ada di pinggir-pinggir area persawahan. Gropyokan tikus yang dilaksanakan secara beramai ramai kali ini mendapatkan hasil ratusan hama tikus berhasil dibasmi.
Para petani menyampaikan banyak terima kasih kepada Dinas Pertanian dan  Anggota Koramil 8 banyudono  atas kerjasamanya selama ini yang senantiasa memberikan pendampingan dalam pertanian, mulai dari normalisasi irigasi sampai dengan proses panen bahkan saat tanaman padi terkena serangan hama seperti saat ini, senantiasa membantu dan berada ditengah-tengah para petani.
Babinsa Desa Jembungan menambahkan bahwa merupakan suatu kepuasan batin tersendiri bagi para anggota Koramil  apabila kehadirannya ditengah-tengah para petani selama mendampingi petani dapat meningkatkan produksi pangan terutama padi .Dengan meningkatnya produksi pangan didaerah tentu saja meningkatkan swasembada pangan secara nasional.

Kamis, 21 Februari 2019


PEDULI LINGKUNGAN TNI POLRI DAN MASYARAKAT BERSIHKAN SAMPAH

Satu SST Anggota Kodim 0724/Boyolali melaksanakan apel bersama berbagai elemen masyarakat peduli lingkungan dan anak anak sekolah dalam rangka memperingati hari Peduli Sampah Nasional 2019 yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Boyolali.
 Apel bersama bertemakan “Partisipasi Masyarakat Modal Sosial Utama Hidup Bersih dan Sehat” yang dilaksanakan di Simpang Siaga Kabupaten Boyolali  ini juga dihadiri Wakil Bupati Boyolali M Said Hidayat SH, Kasdim 0724/Boyolali Mayor Inf Handoko Setyobudi SE, Kapolres Boyolali AKBP  Kusumo Wahyu Bintoro SIK, juga jajaran SKPD Kabupaten Boyolali.
 Bertindak selaku komandan apel yakni Danramil 01/Boyolali  Kodim 0724/Boyolali Kapten Inf Nuryadi dan pengambil apel Wakil Bupati Boyolali M Said Hidayat SH. Dalam sambutannya Wakil Bupati Boyolali mengatakan bahwa apel bersama ini merupakan wujud kepedulian masyarakat Boyolali dalam menjaga lingkungan, selain itu kegiatan ini juga turut mendukung program Kabupaten Boyolali meraih penghargaan Adipura. Wakil Bupati Boyolali juga mengucapkan terima kasih kepada warga masyarakat yang telah berupaya membuang sampah pada tempatnya sebagai salah satu wujud kesadaran kita kepada kebersihan lingkungan.
Setelah apel dilaksanakan para peserta apel melaksanakan pembersihan sampah sesuai dengan tempat-tempat yang sudah ditentukan oleh panitia maupun dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Boyolali beberapa sector diantaranya Taman kali Gede, Pasar Boyolali, Simpang Siaga, sepanjang Jalan Kates,dan Taman Tugu Susu Tumpah.
           

Rabu, 20 Februari 2019


KBBT TAHAP I DI DESA SIDOMULYO BERAKHIR

Dimulai dengan pemotongan pita oleh Dandim 0724/Boyolali Letkol Kav Herman Taryaman SIP,MH yang didampingi Kapolres Boyolali AKBP. Kusumo Wahyu Bintoro S.H, SIK serta para pejabat Forkopimda Kabupaten Boyolali dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti menandakan berakhirnya program Karya Bhakti Boyolali Tersenyum ( KBBT) tahap I tahun 2019 yang diselenggarakan di Desa Sidomulyo Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali.Kamis (21/02).
KBBT tahap I tahun 2019 yang dilaksanakan mulai tanggal 23 januari  sampai dengan 26 Februari 2019 ini telah menyelesaikan rabat beton sepanjang sepanjang 800 Meter, lebar 3,5 Meter, dan tebal 0,12 Meter serta pembuatan talud sepanjang 175 Meter tinggi total 2 Meter. Betonisasi jalan dalam program KBBT kali ini merupakan jalan penghubung antar dukuh-dukuh dan Desa Sidomulyo Ampel serta rehap rumah tak layak huni sebanyak 10 unit.
Setelah pemotongan pita dan penandatangannan prasasti secara simbolis kegiatan dilanjutkan dengan sarasehan yang dilaksanakan di Balai Desa Sidomulyo Kecamatan Ampel kabupaten Boyolali. Dalam acara tersebut Dandim 0724/Boyolali mengajak agar prasarana ini benar-benar dirawat dengan baik supaya lebih bermanfaat dan memberikan rasa nyaman demi kelancaran bagi masyarakat dalam beraktifitas serta mampu meningkatkan perekonomian warga.
 KBBT di Desa Sidomulyo merupakan wujud peran serta Pemda Boyolali dalam mendukung dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayahnya, serta ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan berperan aktif dalam mensukseskan Program KBBT di Desa Sidomulyo Ampel ini..
Semoga kerjasama semua pihak yang sudah terjalin bertahun-tahun dalam penyelenggaraan kegiatan KBBT di Kabupaten Boyolali ini memberikan efek positif bagi masyarakat Desa Sidomulyo dan Masyarakat Boyolali pada umumnya.



BABINSA BANTU PENYEMPROTAN HAMA

Babinsa Desa Canden Kec.Sambi Sertu Heri Fajar N dari Koramil 10 Sambi  melaksanakan pendampingan upsus pada anggota kelompok tani Marsudi Mulyo  Bapak Suyoto dengan membantu penyemprotan hama tanaman padi, terutama hama wereng yang masih menjadi hama yang sering menyerang pertanian di Desa Canden selain dari hama tikus.Kamis (21/02).
Kegiatan ini semata mata bertujuan agar tanaman padi dapat tumbuh dengan subur serta pada saat panen dapat meningkatkan hasil pertaniannya.. Dalam kegiatan tersebut Babinsa Desa Canden Sambi mengungkapkan, membantu petani menanggulangi ancaman hama adalah kegiatan yang sangat positif dan membantu petani di wilayah.
Selain itu, Babinsa, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan  kelompok tani juga sering melakukan sosialisasi untuk mengajak para petani proaktif menanggulangi serangan hama wereng dan hama tanaman yang lainnya seperti tikus, walang sangit dan lain lain, sebagai antisipasi pengendalian hama yang menyerang tanaman padi.
Dengan hal tersebut Babinsa juga menghimbau kepada para petani untuk melakukan penyemprotan secara serentak guna mengendalikan serangan hama tersebut. Semoga dengan selalu bekerja sama dan berkoordinasi dengan instansi terkait Kecamatan Sambi dapat mengalami kemajuan yang membanggakan di sektor pertanian.


TINJAU LOKASI TMMD DI DESA NGLESES JUWANGI

Komandan Kodim ( Dandim ) 0724/Boyolali Letkol Kav Herman Taryaman S.I.P.,M.H kunjungi lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I tahun 2019 di Desa Ngleses Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Purwodadi.
Dalam kunjungannya Dandim 0724/Boyolali diterima langsung oleh Danramil 19 Juwangi Kapten Inf Suyatno dan perangkat Desa Ngleses, setelah menerima keterangan dari Danramil dan perangkat desa kemudian bersama-sama menuju lokasi dilangsungkannya TMMD Sengkuyung tahap I  TA 2019 yang akan dibuka nanti pada hari Selasa tanggal 26 Februari 2019.
Dalam kunjungan kali ini , Dandim 0724/Boyolali memberikan apresiasi terhadap kesiapan kesiapan yang ditunjukan oleh masyarakat Desa Ngleses dan para Anggota Koramil 19 Juwangi yang memperlihatkan semangat untuk membangun demi kemajuan desanya dari program ini.
Sebelum meninggalkan lokasi TMMD, Dandim menyempatkan berbincang-bincang dengan warga dan rombongan serta menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat dan anggota sekalian atas dukungan dan semangatnya semoga kegiatan TMMD ini dapat direalisasikan sesuai harapan demi kemajuan Desa Ngleses Kecamatan Juwangi


Minggu, 17 Februari 2019



RATUSAN KENDARAAN ANGGOTA KODIM BOYOLALI DIPERIKSA DENPOM  

Ratusan anggota Kodim 0724/Boyolali baik TNI maupun PNS melaksanakan pemeriksaan kendaraan baik kendaraan pribadi juga dinas di Lapangan Makodim 0724/Boyolali.Pemeriksaan kendaraan ini juga dilaksanakan secara serentak di jajaran Kodam IV Diponegoro mulai tanggal 14 sampai dengan 20 Februari dalam rangka Operasi Gaktip Polisi Militer “Waspada Wira Keris” Pomdam IV Diponegoro TA 2019. Senin (18/02).
Provost dan Staf Intel Kodim 0724/Boyolali bekerjasama dengan Denpom IV/IV Surakarta yang dipimpin oleh Pasihartib Kapten Cpm Rusmanaji melaksanakan pemeriksaan kendaraan baik secara fisik maupun administrasi bahkan kelengkapan surat dinas lainnyapun tak luput dari pemeriksaan.
Hadir pula kegiatan pemeriksaan kendaraan yakni Dandim 0724/Boyolali Letkol Kav Herman taryaman SIP,MH Kasdim 0724/Boyolali Mayor Inf Handoko Setyobudi S.E dan Perwira Seksi (Pasi) Intel Kodim 07824/Boyolali Kapten Inf Toni.H .Sebelum dilaksanakan pemeriksaan  Pasihartip kapten CPM Rusmanaji menjelaskan bahwa pemeriksaan ini bukan untuk mencari kesalahan anggota tetapi merupakan pengecekan kelengkapan administrasi dan kelayakan berkendara agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Pasi Intel juga menambahkan bahwa pemeriksaan kendaraan ini merupakan program dari komando atas kepada,seluruh satuan di jajaran Kodam IV/ Diponegoro. Satuan –satuan yang lain juga melaksanakan  pemeriksaan kendaraan dan surat-surat kelengkapan dinas lainnya.Selain itu sebaiknya pemeriksaan kendaraan dapat juga kita laksanakan secara periodik agar kita dapat mengetahui secara fifik dari kesiapan kendaraan kita
 Semoga dengan pemeriksaan kendaraan yang sudah dilaksanakan ini dapat menekan angka kecelakaan dalam berkendara anggota di jajaran Kodam IV/Diponegoro yang selama ini disinyalir masih tinggi.


Rabu, 13 Februari 2019


BABINSA HARAPKAN MAHASISWA MAMPU TINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT  

Bertempat di Balai Desa Kepoh Kecamatan Sambi Kabupaten Boyolali berlangsung Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) yang melibatkan warga masyarakat dan mahasiswa dari Poltekkes Surakarta serta Poltekkes Banjarmasin yang bertujuan akan melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di wilayah tersebut. Rabu (13/02).
Praktek Kerja Lapangan adalah salah satu mata kuliah di semester VI yang wajib diikuti mahasiswa Poltekkes Surakarta dan Poltekkes Banjarmasin sebelum mengakhiri masa studinya. Mahasiswa dituntut untuk meningkatkan kemampuan dan dapat mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta mendapatkan pengalaman sebagai tenaga kesehatan masyarakat yang profesional.
PKL kali ini diikuti 123 orang mahasiswa, yang melaksanakan praktek kerja lapangan dan tersebar di wilayah kecamatan Sambi  “Kami berharap melalui kegiatan PKL ini, mahasiswa dapat mengaplikasikan teori yang diperoleh di kampus dengan praktek langsung di lapangan/lahan praktek, mahasiswa dapat melakukan pelayanan bagi masyarakat di daerah sekitar, serta meningkatkan peran serta mahasiswa dalam menanggulangi kasus-kasus kesehatan dengan pendekatan multi disiplin ilmu” demikian yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali Dr.Ratri Survivalina MPA.
Begitu pula Babinsa Desa Kepoh Koramil 10 Sambi Pelda Hadi Suryani juga mengharapkan dengan kehadiran dari para mahasiswa ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Kepoh Sambi tentang pentingnya kesehatan.


 FORKOPIMCAM DESA PELEM GELAR MUSRENBANG

Komandan Koramil 12 Simo Kapten Cba Pujiarto diwakili Batuud Simo Pelda Purwadi turut menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Simo dengan bertempat di Resto Yu Mar Desa Pelem Kecamatan Simo Kabupaten Boyolali. Rabu (13/02).

Untuk menyusun Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) yang berfungsi sebagai dokumen perencanaan tahunan Kecamatan Simo menyelenggarakan Forum musrenbang ini. Musrenbang dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat desa/kelurahan ,kecamatan, kabupaten hingga tinggkat propinsi.

Sasaran dan skala prioritas pembangunan 2020 yaitu memperluas kerjasama ekonomi secara demokratis yang meliputi pendidikan, kesehatan, mengentasan kemiskinan serta desa tertinggal soal kesejahtraan masyarakatnya dan pembangunan infratuktur pedesaan secara adil dan merata.

Pelda Purwadi juga turut mengharap semoga kegiatan musrenbang untuk hari ini dapat tercapai dengan baik, usulan atau program-program mementingkan kepentingan bersama baik pembangunan fisik maupun non fisik.



Senin, 11 Februari 2019


  BABINSA BANTU PPL LAKSANAKAN PENGUBINAN LAHAN JAGUNG

Para Babinsa Kodim 0724/Boyolali sampai kini masih terus melaksanakan pendampingan upaya khusus pertanian, seperti yang dilakukan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 15 Andong Sertu Sugiyono dan Serda Slamet yang membantu melakukan pengubinan yang dilaksanakan bersama PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) di Desa Beji Kecamatan Andong Kabupaten Boyolali.Selasa ( 12/02)
Kegiatan yang dilaksanakan oleh para Babinsa di wilayah bersama PPL adalah untuk mengetahui berapa besarnya potensi panen jagung yang ada di wilayah Desa Beji Kecamatan Andong. Sesuai yang disampaiakan oleh petugas PPL Bp. Sapto Nugroho jenis jagung yang diubin kali ini adalah jenis Hibrida P 21 dengan hasil ubinannya sebanyak 30 tongkol jagung dengan berat 71,5 Kg.
Disampaikan oleh Sertu Sugiono bahwa hasil ubinan yang didapat sudah termasuk bagus untuk wilayah Desa Beji, diharapkan kerjasama seperti ini dapat menjadi sumber motivasi bagi petani dan masyarakat lainnya untuk lebih giat dan berpartisipasi dalam membantu pemerintah menyukseskan program ketahanan pangan nasional yang saat ini sedang digalakkan, data yang didapat akan dicatat dan dilaporkan ke Dinas Pertanian Boyolali oleh petugas PPL.
Sutarji selaku pemilik lahan yang juga anggota Kelompok Tani Sumber Rejeki  mengungkapkan, kegiatan pendampingan ketahanan pangan yang dilakukan oleh Babinsa kepada masyarakat petani setempat sungguh memberikan hasil positif di masyarakat yang sebagian besar berprofesi sebagai petani.


"Kami mengharapkan kerja sama petani dan TNI dalam bidang pertanian terus dilanjutkan demi menciptakan ketahanan pangan, juga kemandirian bagi
masyarakat, sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada bapak Babinsa dan petugas PPL atas kerja samanya selama ini " ucapnya.

Rabu, 06 Februari 2019



 KONTRIBUSI BABINSA DI SEKTOR PERTANIAN

Para Babinsa Kodim 0724/Boyolali sampai kini masih terus melaksanakan pendampingan upaya khusus pertanian, seperti yang dilakukan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 10 Sambi Sertu Sumadi yang membantu melakukan penyiangan tanaman padi di Dukuh Jetak Warung RT 02 RW 02 Desa Jatisari Kecamatan Sambi. Kamis (07/02).
Kegiatan penyiangan padi ini dilaksanakan oleh Babinsa Jatisari di lahan milik Bapak Sutrisno yang mana di lahan tersebut ditanami padi varietas IR64.
Di sela-sela kegiatan, Sertu Sumadi menuturkan, pembersihan rumput liar atau gulma pada tanaman padi merupakan bagian dari perawatan tanaman padi. Keberadaan gulma ini tidak bisa dibiarkan karena sangat mengganggu tanaman induk (padi) terlebih pada masa pertumbuhan.
Masih tutur Babinsa, pembersihan gulma dapat dilakukan melalui penyiangan secara berkala, baik manual maupun semi mekanik. Bisa juga dengan penyemprotan menggunakan herbisida tertentu yang sudah direkomendasikan PPL atau BPP Dinas Pertanian.  
Gulma ini harus dibasmi, bila tidak akan mengakibatkan tanaman padi kekurangan unsur hara, air dan cahaya bahkan menghambat perkembangan anakan tanaman padi yang berdampak pada menurunnya produksi hasil panen. Di sini pentingnya perawatan dan pemantauan tanaman padi untuk mengetahui lebih awal apabila ada gulma ataupun tanaman yang sakit sehingga bisa dengan segera diatasi,” ungkap Babinsa.

Selasa, 29 Januari 2019


        KODIM BOYOLALI RANGSANG SEMANGAT BERTANI DENGAN PANEN JAGUNG


Kodim 0724/Boyolali melaksanakan panen jagung varietas P35 di lahan seluas kurang lebih 3 Hektare dengan memanfaatkan lahan yang berada di Demlot tanaman jagung Kodim 0724/Boyolali di Surodadi Kalurahan Siswodipuran RW 14 Rt 05 Jln Perintis Kemerdekaan Boyolali.Rabu (30/01).
Hadir pula dalam kegiatan tersebut seluruh Danramil jajaran Kodim 0724/Boyolali, Ketua dan Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLV Dim 0724/Boyolali, serta anggota Kodim 0724/Boyolali sekalian.
Dandim 0724 Boyolali Letkol Kav Herman Taryaman SIP,MH menjelaskan pelaksanaan panen jagung di lahan milik Kodim 0724/Boyolali ini bertujuan merangsang semangat masyarakat dalam memanfaatkan lahan yang ada. Karena jagung, merupakan salah satu produk unggulan di Kementerian Pertanian, selain padi dan kedelai. “Jagung menjadi satu dari tiga produk unggulan program prioritas di Kementrerian Pertanian,” ujar Dandim.
Hal itu harapnya dapat mendorong seluruh petani, untuk memanfaatkan lahannya dalam mengembangkan tanaman pangan bermanfaat, di samping padi dan kedelai. “Kami dari TNI bersama dengan instansi terkait selalu siap memberikan pendampingan kapan saja kepada masyarakat agar lebih giat. Jangan hanya sebatas kata kata saja,Tapi, ada aksi nyata yang kita lakukan di lapangan,” pungkasnya.
Perwira Seksi Teritorial Kapten Inf Kamami menjelaskan varietas P35 yang bibitnya  itu memiliki kualitas tinggi serta harga jual yang sangat bagus. “Panen jagung ini diharapan mendorong petani bisa mencari varietas serta alternatif lain, tidak harus selalu fokus pada tanaman padi,” ungkapnya.
Kapten Inf Kamami juga mengatakan bahwa Kabupaten Boyolali sangat potensial dan dari segi luasnya lahan dan kesuburan tanahnya, kami optimis kabupaten ini bisa menjadi central tanaman pangan atau bisa dibilang menjadi salah satu kabupaten lumbung pangan nasional. Intinya ada tidak keinginan dari petani memanfaatkan lahannya,

Senin, 28 Januari 2019



 TNI POLRI DILIBATKAN KBBT

Pelaksanaan Karya Bhakti Boyolali Tersenyum Tahap I Ta 2019 yang baru dibuka di Desa Sidomulyo Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali mendapat dukungan warga termasuk TNI (Kodim 0724/Boyolali) dan Polri (Polres Boyolali).Selasa (29/01).
Semangat kebersamaan dan kemanunggalan ditunjukkan dalam setiap kegiatan KBBT Tahap I ini, baik itu antara warga masyarakat maupun dengan TNI Polri yang juga dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Karya Bhakti Boyolali Tersenyum (KBBT) tahap I tahun anggaran 2019  mulai digulirkan oleh Pemkab Boyolali dengan ditandai upacara pembukaan KBBT pada hari Rabu tanggal 23 januari 2019 di Desa Sidomulyo Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali.
Wakil Bupati Boyolali M Said Hidayat SH membuka langsung pelaksanaan upacara KBBT ini, Selama 30 Hari kedepan mulai tanggal 23 januari sampai dengan 21 Februari 2018 program KBBT tahap I ini akan menyasar pada betonisasi jalan sepanjang 800 Meter, lebar 3,5 Meter, dan tebal 0,12 Meter serta pembuatan talud sepanjang 175 Meter tinggi total 2 Meter. Betonisasi jalan dalam program KBBT kali ini merupakan jalan penghubung antar dukuh-dukuh dan Desa Sidomulyo Ampel.
Anggaran yang dikucurkan untuk pembangunan mencapai Rp.415 Juta Rupiah menggunakan sumber dana dari APBD Kabupaten Boyolali dan Swadaya dari masyarakat sebesar Rp 30,1 Juta rupiah.
Sementara itu Danramil 5 Ampel Kapten Cba Joko Prasetyo mengatakan, kegiatan KBBT membangkitkan kembali semangat gotong royong dalam masyarakat karena dalam kegiatan ini, seluruh komponen bangsa mulai dari pemerintah, TNI, Polri hingga warga masyarakatnya akan dilibatkan dalam kegiatan. Semoga program KBBT ini bisa terus dilaksanakan di daerah daerah di Boyolali yang masih memerlukan uluran tangan dari pemerintah dan semuanya demi kemajuan desa dan warganya.


Minggu, 27 Januari 2019



 DANRAMIL WONOSEGORO CEL LANGSUNG LOKASI LONGSOR

Danramil 17 Wonosegoro Kodim 0724/Boyolali Kapten Arh Iswadi Yusuf bersama Babinsa dan masyarakat  melaksanakan pengecekan langsung lokasi longsornya jaringan saluran irigasi di Desa Karangjati Kecamatan Wonosegoro kabupaten Boyolali.Senin (28/01)
Dalam pengecekan tersebut Danramil  sempat  mendapat laporan dari salah satu warga  dan diteruskan oleh Babinsa Serma Mustaqim yang menyampaikan situasi dan kondisi saluran irigasi yang ambrol atau longsor karena konstruksi yang sudah tidak memadai, bisa juga disebabkan curah hujan yang tinggi menyebabkan konstruksi saluran irigasi tidak mampu menahan aliran air yang deras.
Menanggapi hal tersebut Danramil akan segera mengadakan koordinadi secepatnya kepada pihak desa dan instansi terkait. Menginggat musim hujan telah tiba. Di khawatirkan apabila tidak di tangani secepatnya maka bisa merugikan warga terlebih para petani yang ada di wilayah tersebut.
Pada kesempatan itu pula Danramil mengajak dalam perbaikan tanggul kalo bisa melibatkan warga dan koramil. Intinya Danramil mengajak kepada masyarakat desa agar budaya gotong royong di hidupkan lagi.
  

Kamis, 24 Januari 2019


 PERHATIAN BABINSA KEPADA WARGANYA

Babinsa Koramil 8 Banyudono Kodim 0724/Boyolali Serma Agus Satoto menunjukkan kepeduliannya dengan memberikan bingkisan berupa sembako kepada warga binaannya yang membutuhkan yakni Mbah Sulinah yang tinggal bersama cucunya beralamatkan Dukuh sarimulyo Rt 19 Rw 03 Desa Sambon  Kecamatan Banyudono. Jumat (25/01).

Ia sengaja datang langsung ke rumah warga binaannya yang membutuhkan  , dengan tujuan untuk memberikan semangat dan dukungan moril, serta sebagai bentuk perhatian dan tanggung jawabnya sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa). Hal ini juga merupakan inisiatif pribadinya sebagai seorang Babinsa.
“Karena tentunya sebagai Babinsa, kami harus selalu peduli dan perhatian terhadap warga binaan,” ujar Serma Agus dengan mantap.
           Ditempat terpisah Danramil 8 Banyudono Kapten Inf Sri Suraya juga mengapresiasi anggotanya yang peduli dengan apa yang terjadi di wilayah binaannya, dengan begitu maka para Babinsa akan selalu dinanti kehadirannya oleh warga di wilayah binaannya masing-masing.

Serma Agus Satoto juga  berharap kepada masyarakat atau warga yang diberi kelebihan agar turut serta peduli dengan warga kurang mampu yang ada disekitar kita dan seyogyanya kita dapat membantu meringankan beban yang dihadapinya.