Selasa, 04 Desember 2018


LAGI PRAJURIT KODIM BOYOLALI DITES URINE 

Untuk mengantisipasi penyalahgunaan dan peredaran narkoba ,Kodim 0724/Boyolali kembali melaksanakan penyuluhan  serta melakukan tes urine  kepada para personilnya.Acara tersebut diselenggarakan di Aula Kodim 0724/Boyolali.Rabu (5/12).
Dalam acara penyuluhan tersebut para anggota maupun PNS Kodim 0724/Boyolali juga diberi pengetahuan tentang jenis ,tanda-tanda dan bahaya penggunaan narkoba oleh Dr.Nasri Jallul Iman dari Klinik Pratama 24 sehingga para peserta penyuluhan sekalian bisa lebih berperan aktif dalam upaya pemberantasn narkoba.
Dalam kegiatan penyuluhan yang dihadiri sekitar 150 orang personil Kodim 0724/Boyolali tersebut, sebanyak 30 anggota dipilih secara acak untuk dites urine.Hasilnya seluruh hasil tes negative tak terindikasi menggunakan narkoba.
Dandim 0724 Boyolali Letkol kav Herman Taryaman SIP,MH melalui Kepala Staf Kodim 0724/Boyolali Mayor Inf Handoko Setyobudi S.E  kembali menegaskan bahwa penyalahgunaan dan peredaran narkoba di kalangan anggota TNI merupakan suatu pelanggaran yang sangat fatal.Sanksi bagi anggota yang bermain dengan narkoba adalah pecat.
Kegiatan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba ( P4GN ) dan tes urine akan senantiasa digalakkan dilingkungan TNI,terutama di Kodam IV /Diponegoro untuk meminimalisir adanya anggota yang terlibat dalam peredaran narkoba. .Semoga Kodam IV/Diponegoro khususnya jajaran Korem 074/Warastratama bersih dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba.


KODIM BOYOLALI HADIRI HARI AIDS SEDUNIA DI PENDOPO AGENG

Anggota dan ASN Kodim 0724/Boyolali menghadiri peringatan Hari AIDS Sedunia (HAS) yang  jatuh setiap  tanggal 1 Desember yang mana baru diperingati pada tanggal 4 Desember 2018 di Pendopo Ageng Kabupaten Boyolali.Selasa (4/11).
Dalam peringatan Hari Aids Sedunia (HAS) 2018, Komisi Perlindungan AIDS (KPA) Kabupaten Boyolali terus mengkampanyekan pemeriksaan untuk mendeteksi penderita HIV/AIDS di Boyolali.
Pemeriksaan dimaksudkan untuk mencegah penularan penyakit tersebut. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boyolali Ibu Ratri Survivalina dalam peringatan HAS di Pendopo Ageng Boyolali.
Ibu Ratri berkata ,”HIV/AIDS saat ini membutuhkan perhatian yang sangat lebih karena dari tahun ke tahun jumlah penderitanya semakin bertambah, saat ini dikabupaten Boyolali sudah ditemukan sebanyak 48 orang penderita baru.”
Hal tersebut dikarenakan pihak Dinkes Boyolali menargetkan pemeriksaan pada 8.244 orang namun yang terealisasi baru 7.426 orang atau sebesar 90,32%. Selain itu, pihaknya juga melakukan program tiga strategi Zero yakni Zero pertama tak ada infeksi baru untuk HIV/AIDS, Zero kedua tak ada kematian akibat komplikasi yang disebabkan oleh HIV/AIDS, Zero yang terakhir yakni tak ada diskriminasi bagi penderita.
Sementara itu Wakil Bupati Boyolali M Said Hidayat SH mengajak masyarakat agar cek kesehatan untuk mengetahui panyakit yang ada di dalam tubuh . Hal ini juga dilakukan sebagai salah satu upaya menekan jumlah penderita penyakit terutama HIV/AIDS di Kabupaten Boyolali.
Melalui pola penanganan dan pencegahan sesuai dengan tema peringatan HAS tahun ini “Saya Berani, saya Sehat “ penyebaran HIV/AIDS dapat dikendalikan. Bahkan Pemkab Boyolali melalui Dinkes Boyolali mempersilahkan masyarakat mengecek atau tes HIV/AIDS secara gratis tidak dipungut biaya atau gratis.Saat ini pelayanan untuk penderita HIV/AIDS sudah bisa diakses d Rumah Sakit Umum (RSUD) dan 17 Puskesmas serta di Rumah Sakit TNI.


Senin, 03 Desember 2018


KORAMIL ANDONG BANTU PENGECORAN MASJID BAITURRAHMAN SEMPU

Anggota Koramil 15 Andong Kodim 0724/Boyolali melaksanakan karya bhakti bersama masyarakat dengan pengecoran atap Masjid Baiturrahman yang berlokasi di Dukuh Jengglong Desa Sempu Kecamatan Andong Kabupaten Boyolali.Rabu (2/11).
Danramil 15 Andong Kapten Inf Iswahyudi menyampaikan kegiatan tersebut berawal dari laporan Babinsa Desa Sempu Serka Supardi beberapa waktu yang lalu bahwa di wilayah binaannya akan melaksanakan pengecoran di Masjid Baiturrahman “karena memerlukan banyak tenaga sehingga saya memerintahkan sebagian anggota yang tidak dinas khusus untuk melaksanakan karya bakti”.
Sementara itu warga masyarakat setempat menyampaikan terima kasih atas bantuan tenaga dari bapak bapak TNI khususnya Koramil Andong. Serka Supardi menambahkan Masjid ini awalnya memang sudah cukup besar dan bagus namun apabila turun hujan sering bocor oleh karena itu lebih baik atap masjid di cor saja sekalian saran dari pengurus masjid.
Salah satu tokoh masyarakat Dukuh Jengglong Desa Sempu Kecamatan Andong Bp Nurhadi (53th) juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Koramil Andong,para warga,serta kepada para donatur yang enggan disebutkan namanya, semoga amal ibadahnya dalam membantu terwujudnya Masjid Baiturahman yang lebih baik diterima oleh Allah SWT serta pengerjaan pengecoran masjid dapat berjalan dengan lancar.
  

Minggu, 25 November 2018


BABINSA WONOSEGORO BANTU TANAM PADI

Babinsa Ramil 17/Wonosegoro  Kodim 0724/Boyolali Serma  Mustaqim membantu menanam padi milik Bp.Suradi Desa Bandung Kecamatan Wonosegoro .Senin (26/11).
Sebagai salah satu tugas Babinsa adalah pendampingan Upaya Khusus (Upsus) pertanian sesuai MOU antara Kementan dan Panglima TNI beberapa waktu yang silam. Dalam rangka membantu dan mensukseskan program pemerintah pusat  meningkatkan program swasembada pangan nasional khususnya padi
Dengan adanya pendampingan yang dilaksanakan oleh para Babinsa diwilayah mampu meningkatkan semangat dan hasil panen yang sudah ditanam oleh para petani dan Gapoktan di wilayah.
Terlepas dari itu semua patut kita apresiasi kerja keras para Babinsa  selaku petugas pendampingan  kelompok tani yang mana sudah berjalan cukup efektif dilapangan, begitu juga para penyuluh dan instansi yang terkait dalam upsus pertanian.
Semua yang menjadi harapan dan kerja keras dalam rangka upsus pertanian selama ini selayaknya memang untuk kesejahteraan para petani penggarap lahan dan memberikan manfaat langsung kepada keluarganya.

Rabu, 21 November 2018


  BANTU PETANI BABINSA TERJUN KE SAWAH

             Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Kacangan Serda Sugito dari Koramil 15 Andong turun ke sawah membantu petani menanam padi dengan melakukan persemaian bibit padi untuk ditanam kembali dilahan yang sudah disiapkan. Kamis (22/11).
            Menurut Serda Sugito para petani saat ini mulai melaksanakan penanaman padi karena saat ini sudah mulai turun hujan terlebih di daerah sekitar kecamatan Andong yang sudah beberapa kali diguyur hujan yang cukup deras. Hal ini dilakukan sebagai usaha mewujudkan swasembada pangan dan pencapaian target serapan gabah produksi tahun 2018 di Kabupaten Boyolali.
            Ditempat terpisah Danramil 15 Andong  Kapten Inf Iswahyudi juga mengungkapkan “ Untuk menggenjot produktifitas panen padi di wilayahnya diinstruksikan kepada para Babinsa agar diupayakan percepatan masa tanam dengan mendukung kegiatan para Gapoktan di wilayah binaan masing-masing sehingga mampu meningkatkan produksi padi dan menunjang program ketahanan pangan nasional khususnya dimulai dari wilayah Kecamatan Andong  Kabupaten Boyolali.
            Pendampingan Babinsa juga untuk memberi support atau dukungan kepada para masyarakat agar lahan pertanian yang ada di desa senantiasa dijaga sehingga kebutuhan pangan di wilayah Kecamatan Andong bisa terus ditingkatkan. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa banyak anak-anak muda yang tidak tertarik bekerja di sawah mereka lebih tertarik dengan bekerja di pabrik-pabrik besar yang ada di Boyolali sehingga dikhawatirkan dimasa masa mendatang banyak lahan sawah yang tidak terurus. Untuk itu dengan adanya kegiatan ini bisa memancing warga desa dan pemuda terutama ,mau turun kesawah seperti yang dicontohkan oleh para Babinsa di wilayah, imbuh Danramil
           


  PASTIKAN KETERSEDIAAN PUPUK AMAN BABINSA MUSUK LAKSANAKAN PENGECEKAN DILAPANGAN

     Ketersediaan pupuk dan obat-obat pertanian pada distributor dan kios-kios pertanian harus terus terjamin guna memenuhi kebutuhan para petani yang tergabung dalam Gapoktan, dalam satu masa tanam.
Untuk mengetahui ketersediaan pupuk tersebut, para Babinsa melalui pengecekan secara langsung di kios-kios resmi yang telah ditunjuk pemerintah selaku agen atau penyedia di wilayah yang telah ditentukan.
Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 02 Musuk  Serda Jumahir yang melakukan pengecekan ketersediaan pupuk dan obat-obatan pertanian di Kios Pertanian di wilayah binaannya Desa Ringin Larik Kecamatan Musuk Kabupaten Boyolali. Rabu ( 22/11).
Serda Jumahir mengatakan, pengecekan ketersediaan pupuk yang difokuskan pada pupuk bersubsidi dan obat-obat pertanian ini, bertujuan untuk memastikan persediaan pupuk yang ada di kios-kios pertanian termasuk distribusinya, sehingga tidak ada penyimpangan dan sesuai dengan alokasi kebutuhan di wilayah kerjanya.
Sesuai hasil pengecekan di toko-toko pertanian yang ada di wilayah binaannya ketersediaan pupuk dan obat-obatan pertanian di wilayah Desa Ringin Larik hingga saat ini masih aman dan dan tidak mengalami kelangkaan.  Sementara harga juga sesuai yang ditetapkan pemerintah serta terjangkau oleh petani, imbuhnya.
Di tempat berbeda, Danramil 02 Musuk  Kapten Inf MR Sujita, mengungkapkan, pengawasan pendistribusian pupuk bersubsidi untuk para petani yang tergabung dalam Gapoktan merupakan bagian dari upaya khusus ketahanan pangan,
Kegiatan pengecekan ketersediaan pupuk bersubsidi dan obat-obat pertanian ini dilakukan para Babinsa untuk membantu pengawasan agar penyaluran pupuk sesuai dengan alokasi dan kebutuhan.


Selasa, 20 November 2018



  RIBUAN ORANG HADIRI TABLIGH AKBAR DI BOYOLALI

Komandan Kodim 0724/Boyolali Letkol Kav Herman Taryaman SIP, MH ,Wakil Bupati Boyolali M Said Hidayat S.H, Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhi SIP beserta para tokoh masyarakat dan ulama se Kabupaten Boyolali menghadiri tabligh akbar yang diselenggarakan di Alun-alun Kidul Kab Boyolali.Senin ( 19/11).
Tabligh Akbar yang digelar di Alun-alun Kidul Kabupaten Boyolali adalah untuk memperingati Maulid Nabi dan tasyakuran Hari Pahlawan yang juga jatuh di bulan November ini. Acara ini bertemakan” Mempererat persatuan untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Selanjutnya tauziah diisi oleh Habib Muhammad Lutfi Bin Yahya asal Pekalongan yang diikuti oleh ribuan masyarakat Boyolali. Habib Luitfi mengatakan bahwa ancaman perpecahan Indonesia sebagai sebuah bangsa yang berdaulat sudah di deapan mata. Perbedaan cara pandang akibat perbedaan pilihan menjadi alasan klasik penghancur bangsa.
”Padahal bangsa Indonesia mempunyai falsafah hidup yang amat sakti, Pancasila yang dirumuskan oleh seluruh tokoh bangsa baik muslim maupun non muslim memberikan pelajaran pentingnya menghormati keberagaman dalam satu bingkai negara NKRI, ingat peran aulia(wali) maupun para pahlawan itu adalah besar sekali,meskipun jasadnya telah meninggal namun peran mereka tetap terjaga,” kata Habib Lutfi
Habib Lutfi mengingatkan masyarakat Indonesia tetap menjaga kerukunan dan silaturahmi serta jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur dan mengorbankan jiwa raganya agar terus dikenang.” Mereka pastinya tidak akan rela jika Indonesia yang dibangun dengan tetesan darah ini terpecah belah hanya karena perbedaan,”pungkasnya