Selasa, 10 Desember 2019


SWASEMBADA PANGAN BABINSA ANDONG TERJUN KE SAWAH
BOYOLALI. Babinsa Koramil 15/Andong Kodim 0724/Boyolali Sertu Mustakim membantu petani binaannya menanam padi guna mensukseskan swasembada pangan nasional, bertempat di Dukuh Duwet Desa Andong, Kecamatan Andong, Selasa (10/12).
Semangat Babinsa Andong Sertu Mustakim  ikut terjun ke sawah membantu petani menanam padi jenis IR 64 di Kelompok Tani Makmur.
Hal itu dilakukan sebagai bentuk nyata pendampingan terhadap petani dan salah satu tugas teritorial dalam mewujudkan program pemerintah untuk menyukseskan swasembada pangan di wilayah kerja teritorial.
Di samping itu kegiatan yang dilakukan , merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat bahwa para Babinsa mempunyai jiwa besar dan tidak ragu-ragu membantu petani dalam menanam padi bersama-sama masuk ke sawah.
Menurut Danramil 15/Andong  Kapten Inf Budiyanto, Hal itu dilaksanakan sebagai upaya pendampingan para Babinsa kepada kelompok tani yang menjadi binaannya masing-masing.
"Diharapkan dengan turunnya Babinsa di sawah sebagai pendamping di wilayah binaannya masing-masing dapat meningkatkan hasil panen serta dapat memberi motivasi kepada para Petani untuk lebih giat mengolah lahan pertaniannya dengan maksimal dengan harapan hasil panen yang diperoleh dapat meningkat," tegas Danramil.(Penerangan Kodim 0724/Boyolali)

Minggu, 10 November 2019



DANREM 074/WARASTRATAMA RESMI LANTIK DANDIM 0724/BOYOLALI
Komandan Korem 074/Warastratama Surakarta Kolonel Inf Raffael Granada Baay memimpin langsung jalannya Prosesi Upacara Serah Terima Jabatan Komandan Kodim 0724/Boyolali dan acara Tradisi Prajurit Koram 074/Warastratama dari Pejabat Lama Letkol Kav Herman Taryaman, S.I.P., M.H. kepada Pejabat Baru Letkol Inf Aris Prasetyo, S.I.P. di Aula Makodim 0724/Boyolali. Senin (11/11)
Dalam Sambutannya Danrem 074/Warastratama mengucapkan selamat datang kepada Letkol Inf Aris Prasetyo, S.I.P beserta keluarga serta selamat Bertugas di Jajaran Korem 074/Warastratama sebagai Komandan Kodim 0724/Boyolali, Jabatan ini adalah bentuk kepercayaan dan penghargaan Negara terhadap kopetensi dan kemampuan sekaligus buah dari kerja keras dedikasi dan Royalitas Kepda TNI AD, Bangsa dan Negara. 
Danrem 074/Warastratama juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Letkol  Kav Herman Taryaman, S.I.P., M.H atas Kinerja, Dedikasi, Prestasi serta pelaksanaan tugas selama ini hendaknya pengalaman yang diperoleh bias menjadi bekal selanjutnya sebagai Wakil Asisten Intelejen Kasdam IV/Diponegoro.
”Saya menaruh harapan besar kepada Komandan Kodim 0724/Boyolali yang baru untuk senantiasa terus meningkatkan Optimalisasi Kinerja satuan serta membangun Komunikasi yang lebih erat dengan seluruh instasi terkait, Tokoh Masyarakat dan segenap Komponen bangsa, hal ini semakin mengajarkan TNI AD ditenggah tengah masyarakat  untuk memberikan pengabdian yang terbaik serta terwujudnya daya tangkal yang tangguh untuk mendeteksi, mencegah serta menanggulangi secara dini terhadap setiap kecenderungan, gejala yang mengancam sendi-sendi persatuan dan kesatuan dalam kehidupan Berbangsa dan Berbangsa.
Selain dihadiri Danrem, sejumlah pejabat tampak hadir antara lain Kasrem 074/Warastratama, Para Kasi Rem 074/Warastratama serta Pejabat Dandim Jajaran Koram 074/Warastratama.

Rabu, 16 Oktober 2019


Berkat Kerja Keras Jalan Beton di Desa Sangup Sudah Mulai Kelihatan

Berkat kerja keras antara TNI dan warga, di pembangunan jalan beton, salah satu sasaran fisik TMMD Reguler ke-106 Kodim 0724/Boyolali, di Desa Sangup, sudah mulai menampakan hasilnya.
Dikemukakan Serka Rosyd, Babinsa Desa Sangup, untuk sasaran fisik pengecoran jalan di Desa Sangup hasilnya sudah sangat menggembirakan. Sehingga pihaknya optimis, pengecoran jalan akan rampung sebelum TMMD ditutup.
Dikatakan, hasil yang maksimal di pengecoran jalan tersebut lantaran semangat gotong royong antara warga dan TNI Satgas TMMD yang terus membara. Banyak kendala, namun dengan penuh semangat semuanya bisa teratasi. (Pendim 0724/Boyolali)


Pelan Tapi Pasti, Satgas Terus Bangun Bak Air

Pelan tapi pasti, para anggota Satgas TMMD Reguler ke-106 Kodim 0724/Boyolali, terus membangun bak penampungan air, yang lokasinya di halaman Balai Desa Sangup, Kecamatan tamansari.
Menurut Babinsa Sangup, Serka Rosyd, untuk membangun bak air tidak seperti di sasaran fisik pengecoran jalan atau sasaran fisik lainnya. Perlakuannya khusus, karena jangan sampai nanti setelah jadi bak air terjadi kebocoran.
”Saya yakin pelan tapi pasti bak air yang merupakan salah satu sasaran fisik TMMD itu akan rampung sebelum TMMD ditutup, tandas Babinsa Serka Rosyd.(Pendim 0724/Boyolali)


Harus Cuci Sendiri Saat Kerja di Lokasi TMMD

Sejumlah prajurit anggota SatgasTMMD Reguler ke-106 Kodim 0724/Boyolali, harus nyuci pakaian sendiri saat bertugas di lokasi TMMD. Belum lagi, saat nyuci juga harus menyesuaikan sulitnya air di desa sasaran TMMD, yakni Desa Sangup, Kecamatan Tamansari.
Minimnya air segala keperluan, membuat para prajurit Satgas TMMD harus ngirit air saat mencuci. ”Sudah terbiasa bagi prajurit harus menghadapi situasi seperti di Desa Sangup ini,” tandas Kopka Yatno, salah satu anggota Satgas TMMD.
Hasil serupa juga dialami oleh para anggota Satgas TMMD yang lain, selama tinggal di rumah-rumah penduduk. Dengan kondisi rumah yang sederhana, keberadan air pas-pasan, mereka harus menghadapi tugas yang tidak ringan.(Pendim 0724/Boyolali)


Warga dan TNI Saling Tukar Pengalaman

Salah satu dampak pelaksanaan TMMD Reguler ke-106 Kodim 0724/Boyolali di Desa Sangup, Kecamatan Tamansari adalah, antara warga dan TNI bisa saling tukar pengalaman.
Saling tukar pengalaman tersebut dilakukan saat istirahat bersama. Sambil menikmati makan, dan minum mereka saling tukar pengalaman. ”Banyak pengalaman yang bisa saya timba dari para TNI yang sedang melaksanakan TMMD di desa kami,” ujar Handoko, salah satu warga Desa Sangup.
Babinsa Sangup, Serka Rosyd, ikut senang manakala menyaksikan para warga dan TNI Satgas TMMD saling ngobrol bertukar pengalaman. Sehingga mereka semakin menyatu. (Pendim 0724/Boyolali)


Ikut Senang, Kesulitan Warga Akan Teratasi

Para anggota Satgas TMMD Reguler ke-106 Kodim 0724/Boyolali menyatakan, ikut senang menyusul dengan kerja keras saat membangun jalan, kini hasilnya sudah mulai tampak.
”Meski nantinya kami anggota Satgas tidak ikut menikmati jalan ini, namun rasanya ikut gembiraan lantaran kesulitan warga desa sasaran bakal teratasi. Yakni aktifitasnya akan lancar,” ungkap Kusmono, salah satu anggota Satgas TMMD.
Dia berharap, nantinya kalau hasil TMMD sudah diserahkan kepada pihak desa para warga mau merawatnya dengan baik sehingga bisa berumur lama, dan bisa dinikmati warga dalam waktu yang lama. (Pendim 0724/Boyolali)


Rumah Sukirno Akan Berdinding Tembok Yang Kokoh

Direhab Tentara, rumah Sukirno (53), salah satu warga Desa Sangup, yang mendapat jatah perehaban bersamaan gelaran TMMD Reguler ke-106 Kodim 0724/Boyolali, akan berdinding tembok yang kokoh.
Menurut Pasiter Kodim Boyolali, Kapten Inf. Kamami, seluruh RTLH yang direhab dinding rumah akan dibangun tembok berbahan baku dari batako. Sehingga dipastikan akan kokoh.
”Kualitas dan kenyamanan tetap akan kami utamakan. Supaya pemiliknya puas, dan berdayaguna dalam waktu yang lama. Dinding tembok, kualitas kusen juga terjamin,” ujar Kapten Kamami. (Pendim 0724/Boyolali)


Bisa Istirahat Saat Material Tersendat

Sejumlah warga Desa Sangup memanfaatkan tersendatnya material untuk istirahat. Seperti saat tersendatnya pasokan material untuk pengecoran jalan yang merupakan salah satu TMMD Reguler ke-106 Kodim 0724/Boyolali, sering terlambat.
”Agak lumayan bisa istirahat sambil menunggu datangnya material lanjutan,” ungkap Darsono, warga Desa Sangup, yang rajin ikut kerja bhakti di pengecoran jalan tersebut.
Demikian halnya bagi anggota Satgas, sambil menunggu pasokan material, sebagian istirahat, sebagian lagi digunakan untuk menyempurnakan hasil pengecoran yang tengah menunggu proses pengeringan. (Pendim 0724/Boyolali)


Harus Langsir Material Secara Manual

Lantaran truk material tidak bisa sampai ke titik pekerjaan, di kegiatan TMMD Reguler ke-106 Kodim 0724/Boyolali, sejumlah material terpaksa harus dilakukan secara manual. Baik itu koral, pasir maupun semen.
Menurut Darko, salah satu warga Desa sangup, harus mengandalkan otot untuk langsir material karena truk material tidak bisa sampai ke titik pembangunan. ”Tidak masalah, soal otot kami warga Desa Sangup sudah terbiasa,”ujarnya.
Kades Sangup, Triyono mengapresiasi dengan semangat warganya yang tetap semangat walaupun harus melangsir material secara manual, dan mengandalkan otot. (Pendim 0724/Boyolali)


Penyiraman Jalan TMMD Terus Dilakukan

Sebagian jalan yang selesai dibangun oleh anggota Satgas TMMD Reguler ke-106 Kodim 0724/Boyolali dan warga yang sudah selesai terus dilakuka penyiraman.
Menurut Kades Sangup, Triyono, penyiraman di jalan cor yang sudah jadi itu dimaksudkan, saat ini cuacanya sangat panas, sehingga dengan disiram hail pengecoran jalan tidak akan retak.
”Memang butuh air yang banyak, tetapi tidak mengapa, toh itu demi menjaga kualitas hasil pengecoran jalan. Jika keringnya pelan-pelan, nantinya kualitas jalan cor akan menjadi bagus,” jelas kades Triyono. (Pendim 0724/Boyolali)