Jumat, 10 Agustus 2018



 DANDIM BOYOLALI BUKA KOMSOS KREATIF

          Untuk mensinergitaskan TNI dengan masyarakat, Kodim 0724/Boyolali menggelar Komunikasi Sosial Kreatif tahun 2018 dengan mengadakan lomba marching band tinggkat SLTP dan melukis kategori umum di wilayah Koim 0724/Boyolali. Kegiatan melukis akan dilaksanakan pada tanggal 12 Agustus 2018 di Aula Makodim 0724/Boyolali.Rabu (8/8).

Kegiatan ini dibuka Oleh Komandan Kodim 0724/Boyolali Letkol Kav Herman Taryaman SIP,MH di lapangan Makodim 0724/Boyolali . Dalam amanatnya Komandan Kodim 0724/Boyolali mengucapkan terimakasih kepada seluruh peserta dan undangan yang hadir. 

Komandan Kodim 0724/Boyolali juga menyampaikan bahwa lomba marching band dan melukis ini pada intinya bertujuan untuk membaerikan pemahaman dan mengajak seluruh komponen bangsa untuk meningkatkan rasa kebangsaan, memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, menumbuhkan kesadaran dan pentingnya sejarah serta nilai budaya bangsa melalui kegiatan yang terpadu antara komponen masyarakat dengan TNI, sehingga terwujud cegah tangkal terhadap radikalisme. 
 

Dandim 0724/Boyolali  menyampaikan bahwa nantinya para pemenang lomba marching band dan melukis  akan dibawa untuk perlombaan selanjutnya ditingkat Korem dan Kodam jika mampu terus mempertahankan prestasinya.
                       

Kamis, 09 Agustus 2018



 PEMBUKAAN KBBT TAHAP III DI DESA MUDAL

Wakil Bupati Boyolali M.Said Hidayat S.H membuka secara langsung Karya Bhakti Boyolali Tersenyum (KBBT) tahap III di Desa Mudal Kecamatan Boyolali  Kabupaten Boyolali. Selain itu pembukaan juga ditandai dengan peletakan batu pertama dan penandatanganan kerja sama antara Pemda Boyolali yang diwakili oleh Wakil Bupati kepada Kodim 0724/Boyolali yang diwakili Komandan Kodim 0724/Boyolali Letkol Kav Herman taryaman SIP,MH. Jumat (09/08).
Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Komandan Kodim 0724/Boyolali Letkol Kav Herman Taryaman SIP,MH,  jajaran Forkopimda Kab.Boyolali ,para Danramil sejajaran Kodim 0724/Boyolali,Tokoh Masyarakat dan segenap warga masyarakat Desa Mudal.
Menurut Camat Boyolali Drs.Sudarmadi ,program KBBT tahap III ini terdiri dari betonisasi jalan sepanjang 450 Meter lebar 3,5 Meter dengan ketebalan 0,12 Meter, pembuatan talud jalan dengan ukuran panjang 438,8 Meter  dengan ketinggian talud antara 1 sampai 5 Meter, pengerjaan saluran air sepanjang 21 Meter dan rehap rumah warga miskin sebanyak 10 unit. Selain itu jalan yang menjadi sasaran pokok program KBBT ini merupakan jalan alternatife menuju Desa Kebon Bimo dan obyek wisata Tlatar dan merupakan jalan penggerak ekonomi warga Mudal.
Untuk pengerjaannya sendiri masyarakat Desa Mudal akan dibantu oleh pihak TNI ( Kodim 0724/Boyolali) dan Polri (Polres Boyolali).Sedangkan waktunya dimulai tanggal 1-9 Agustus 2018 untuk Pra KBBT  dan 10-31 Agustus untuk pelaksanaan KBBT nya.
Sesuai dengan sambutan yang diberikan oleh Wakil Bupati, kegiatan ini wujud kepedulian pemerintah terhadap pembangunan di daerah,serta gotong royong dan kemanunggalan antara aparat pemerintah dan masyarakat.Semoga nantinya pembangunan yang sudah dicapai ini mampu meningkatkan perekonomian warga dan menjadi contoh untuk desa-desa yang lainnya.
                                                                                          
Peletakan batu pertama secara simbolis oleh Kasdim 0724/Byl dan Muspida Kab. Byl

Rabu, 08 Agustus 2018


 PENUTUPAN TMMD DI UJUNG KABUPATEN BOYOLALI   

Komandan Kodim 0724/Boyolali Letkol Kav Herman Taryaman SIP,MH memimpin upacara penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa ( TMMD ) Sengkuyung Tahap II tahun 2018 yang dilaksanakan lapangan Desa Cerme Kecamatan Juwangi  Kabupaten Boyolali yang merupakan kecamatan paling ujung utara dari Kabupaten Boyolali.Rabu (08/08).
TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2017 di Kabupaten Boyolali ini telah menyelesaikan sasaran fisik berupa betonisasi jalan sepanjang 770 Meter Lebar 4 Meter dengan ketebalan 0,15 Meter dan Rehap rumah tak layak huni dari warga desa sebanyak 10 unit yang semuanya sudah terealisasi 100%.
Komandan Kodim 0724/Boyolali  Letkol Kav Herman Taryaman SIP,MH  saat membacakan sambutan tertulis Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jendral TNI Mulyono diantaranya mengatakan bahwa Pembangunan wilayah desa merupakan salah satu realisasi dari kebijakan nasional Nawacita yang ingin mewujudkan pembangunan Indonesia dari pinggiran.
Salah satu peran nyata TNI dalam mendukung pembangunan tersebut adalah turut serta pada kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2018 yang diselenggarakan selama 30 hari mulai tanggal 10 Juli sampai dengan 8 Agustus 2018.
Betonisasi jalan yang menjadi sasaran pokok dalam TMMD kali ini ternyata menghubungkan 2 desa dan 2 Kabupaten yang berbeda yakni Desa Cerme Kecamatan Juwangi  kabupaten Boyolali dan Desa Gunung Tumpeng Kecamatan Karang Rayung Kabupaten Grobogan. Semoga dengan betonisasi jalan yang sudah rampung mampu memberikan dan meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat setempat.

Selasa, 31 Juli 2018


SEMBILAN PERWIRA KODIM BAYOLALI SERAH TERIMA JABATAN

Komandan Kodim (Dandim)0724/ Boyolali Letkol Kav Herman Taryaman SIP, MH melaksanakan serah terima jabatan 9 perwira Kodim 0724 Boyolali di Lapangan Makodim 0724/Boyolali.
Letkol Kav Herman Taryaman SIP,MH pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa Serah terima jabatan yg dilaksanakan ini adalah hal yang biasa dilaksanakan di lingkungan TNI  terlebih ada anggota yang akan melaksanakan MPP maka demi kepentingan organisasi diperlukan perpindahan jabatan untuk mengisi kekosongan tersebut.
Perwira Kodim 0724/ Boyolali yg mengalami pergeseran jabatan diharapkan mampu mengemban tugas dan menyesuaikan secepatnya dilingkungan yang baru dan berbuat yang terbaik demi satuan    .
Para perwira yang melaksanakan serah terima jabatan diantaranya Kapten Inf Mugiarto jabatan sebelumnya Danramil 5 Ampel selanjutnya melaksanakan MPP, Kapten Inf Toni H (Pasi Intel Kodim 0724/Byl) menjabat Danramil 7 Selo, Kapten Cba Joko S (Danramil 7 Selo ) menjabat sebagai Danramil 5 Ampel,Kapten Cba Pujiarto (Pasi Ops) mrnjabat sebagai Danramil 12 Simo, Kapten Inf Sri Suraya (Pasi Pers) menjabat sebagai Danramil 8 Banyudono, Kapten Inf Budianto menjabat sebagai Pasi Pers Kodim 0724/Boyolali, Kapten Inf Dalhar Mudakir (Dan Unit) menjabat sebagai (Danramil 16 Wonosegoro),Letda Inf Sukarmo (Perwira Sandi) menjabat sebagai Dan Unit.
Semoga dengan adanya serah terima jabatan di jajaran Kodim 0724/ Boyolali menjadikan Kodim 0724/ Boyolali lebih baik lagi di masa masa yang akan datang.Segala bentuk tugas dan pengabdian adalah demi kemajuan bersama dan demi Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kita cintai.

 PANAS TERIK TAK HALANGI KEGIATAN TMMD
TNI  Manunggal Membangun Desa atau biasa disebut TMMD memang bukan kegiatan yang mudah.  Apalagi kegiatan ini memiliki target dan harus terselesaikan dalam waktu 1 bulan kedepan. Biasanya target yang diberikan adalah pembuatan jalan atau betonisasi jalan serta rehap rumah warga yang sudah ditentukan.
Kegiatan TMMD ini juga menunjukkan salah satu ciri dari bangsa kita yakni semangat gotong royongnya, melalui kegiatan ini masyarakat dan TNI berbaur menjadi satu dalam rangka membangun desa.
TMMD Sengkuyung tahap II di Desa Cerme Kecamatan Juwangi yang rencananya akan ditutup pada awal agustus mendatang masih menyisakan pekerjaan yang harus segera diselesaikan. Oleh karena itu panas terik matahari yang menyengat tidak menghalangi para anggota Kodim 0724/Boyolali dan warga Desa Cerme Kecamatan Juwangi dalam merampungkan target TMMD yang masih tersisa.
Dengan semangat kegotongroyongan dan kemanunggalan antara TNI dan masyarakat pekerjaan yang berat senantiasa menjadi ringan dan pekerjaan yang menjadi target TMMD mampu memberikan manfaat kepada masyarakat, khususnya warga Desa Cerme Kecamatan Juwangi dan sekitarnya

Kamis, 26 Juli 2018


 SEMANGAT KAUM HAWA DESA CERME DALAM TMMD
Kebersamaan dan kemanunggalan TNI dan rakyat bukan sebatas kata kiasan, tetapi juga sangat dirasakan dalam kehidupan kemasyarakatan.
Seperti pada pelaksanaan TMMD Sengkuyung tahap II  yang dilaksanakan di Desa Cerme Kecamatan Juwangi. Selama pelaksanaan TMMD kebersamaan antara masyarakat dengan para personel Satgas TMMD yang terdiri dari Prajurit TNI, Polri dan segenap komponen bangsa lainnya sangat terasa.
Kebersamaan tersebut tidak hanya sekedar dalam masalah pekerjaan pembangunan infrastruktur. Namun disisi lain ada kelompok ibu-ibu (kaum hawa) yang tidak mau ketinggalan ikut berpartisipasi mensukseskan pelaksanaan TMMD.
Tanpa malu-malu para kaum hawa dari Desa Cerme melakukan kegiatan yang lazimnya dilakukan oleh para kaum Adam, yaitu mencangkul meratakan tanah, dan mengangkut material untuk betonisasi jalan yang merupakan sasaran fisik dalam TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2018.
Patut kita acungi jempol, Kaum hawa yang seharusnya mengerjakan pekerjaan rumah seperti memasak, cuci piring, namun berbanding terbalik yang dilakukan kaum hawa Desa Cerme.
Dalam pelaksanaannya tentu akan sangat membantu pelaksanaan dan tercapainya target dari sasaran yang ingin dicapai, juga menghasilkan hubungan yang baik dan harmonis diantara anggota TNI dan lapisan masyarakat seperti sering kita dengar TNI dari rakyat dan kembalinyapun menjadi rakyat.

Rabu, 25 Juli 2018


BABINSA TETER SAMPAIKAN PENTINGNYA IRIGASI
Babinsa Desa Teter Koramil12 Simo Kodim 0-724 Boyolali Sersan Satu ( Sertu ) Sajadi bersama masyarakat petani   melaksanakan gotong royong memperbaiki saluran irigasi di lahan pertanian yang terletak di Desa Teter Kecamatan Simo Kabupaten Boyolali
Perbaikan irigsi sepanjang 200 Meter ini dilakukan karena aliran air di irigasi tersebut kurang maksimal karena banyaknya endapan lumpur yang menyebabkan pendangkalan pada aliran air irigasi.
Babinsa Teter Sertu Sajadi menyampaikan kegiatan ini untuk mendukung dan mensukseskan upaya khusus (Upsus) Padi Jagung Kedelai ( Pajale) di wilayah binaan Koramil 12.Simo. ”Diharapkan petani di wilayag Desa Teter tidak ada yang gagal panen setelah pengairan irigasi menjadi lancar serta jangan berebut air ,semua dibagi  adil sesuai dengan yang disampaikan oleh ketua kelompok tani”.Ujar Babinsa Teter
Saat ditemui terpisah Danramil 12 Simo kapten Cba Pujiarto mengatakan sangat berharap pada petani   bila ada suatu permasalahan terkait bidang pertanian agar berkoordinasi dengan Babainsa dan PPL segera mungkin dan akan dicarikan solusi permasalahannya.
“Memang keberadaan irigasi ini sangat dibutuhkan para petani untuk mengairi sawahnya dan mengingat saat ini sudah memasuki musim kemarau maka perawatan irigasi sangat bermanfaat.”tutur Babinsa Teter