Rabu, 20 Maret 2019


KENALKAN TUGAS TNI BABINSA BIKIN PENASARAN ANAK TK
Dalam rangka menumbuhkan cinta tanah air dan pengenalan dunia profesi TK-KB Cahaya Al Quran mengadakan kegiatan outing class dengan mengunjungi Balai Desa Siswodipuran Kecamatan Boyolali. Murid-murid disambut langsung oleh Lurah Siswodipuran Ibu Santi Mulia Dewi ,SSTP,Msi dan para pemangku materi. Rabu (20/03).

Dalam kunjungannya kali ini  para murid sekalian akan mendapatkan beberapa materi diantaranya : Keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, Bagaimana berbakti kepada kedua orang tua dan guru, Motivasi cita-cita atau pengenalan profesi, pengetahuan berbaris dan Pengetahuan lambing negara Bendera MerahPutih.

Sersan Mulyono selaku pemandu dari Koramil 1 Boyolali Kodim 0724 menyampaikan materi motivasi cita-cita dengan sedikit menyisipkan tentang pentingnya bela Negara agar anak – anak kelak dikemudian hari bisa menjadi generasi penerus yang bisa diandalkan sesuai dengan Dasar Negara Indonesia yaitu Pancasila. Karena saat ini pengaruh dari luar sangat besar dan itu membutuhkan bimbingan yang terus menerus disamping dari guru juga dari lingkungan diluar. Saat ini anak – anak sudah bisa membuka internet, sehingga sangat penting bila mereka diberi pemahaman tentang pentingnya bela Negara.

Disamping materi bela Negara mereka juga dikenalkan dunia profesi, Mereka dikenalkan tugas tentara sebagai benteng Negara, pelindung masyarakat bila mana Negara mendapat serangan dari Negara lain. Dan jika disaat damai tugas tentara adalah membantu pemerintah daerah seperti membantu bencana alam, Membantu pencarian dan pertolongan dalam kecelakaan (search and rescue) dan lain sebagainya.

Saat Babinsa menanyakan siapa yang mau jadi tentara banyak anak anak yang sangat antusias mengacungkan tangan serta menanyakan berbagai pertanyaan yang ada di benak masing-masing. Dengan penuh kesabaran Babinsa menjawab pertanyaan yang ada agar rasa penasaran para murid dapat terjawab.

Hal ini diharapkan mereka mempunyai cita – cita yang tertanam dengan kuat sehingga mereka mau belajar dengan sungguh – sungguh untuk mencapai cita – cita tersebut. Yang tidak kalah penting adalah untuk menumbuhkan kepada anak – anak Boyolali mau menjadi anggota TNI kelak dikemudian hari.

Disamping diperkenalkan tentang profesi dan bela negara secara singkat anak – anak juga dilatih baris – berbaris oleh Serda Mulyono. Tujuan baris – berbaris adalah membentuk karakter atau pribadi yang tegas dan patuh pada perintah. PBB bisa mencerminkan tingkat kecerdasan seseorang. Karena jika orang tersebut tingkat kecerdasannya semakin tinggi maka akan semakin cepat merespon perintah dengan benar.

                                                                                          
Peletakan batu pertama secara simbolis oleh Kasdim 0724/Byl dan Muspida Kab. Byl


MALAM MALAM BABINSA SAMBANGI POSKAMLING

Manunggalnya TNI dengan rakyat tak pernah diragukan lagi tetap kuat mengakar di Republik tercinta ini, TNI berasal dari rakyat, untuk rakyat dan menjaga kedaulatan NKRI  yang merupakan harga mati. Kamis (21/03).

Hal tersebut diungkapkan oleh Babinsa Desa Glintang Koramil 10 Sambi Serda Mulyadi , saat melaksanakan pemantauan wilayah binaan dan komunikasi sosial (Komsos) anjangsana di Pos Kamling yang berada di Dukuh Randukuning Rt 1 RW 2 Desa Glintang Kecamatan Sambi.

Sinergitas TNI dan Polri siap menjaga keamanan dan mensukseskan Pemilu 2019, mari aktifkan dan tingkatkan Siskamling Ronda malam untuk menjaga kamtibmas. “tutur Babinsa Serda Mulyadi.

Para warga  sangat senang adanya kunjungan lintas sektoral untuk berkoordinasi dan berbagi informasi. Seperti yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 10 Sambi dalam pantau wilayah binaannya kali ini.

“Terima kasih kepada bapak TNI  dan pihak terkait lainnya yang terus bersinergi menjaga kondusifitas wilayah,” pungkas Bapak Sarwan salah satu warga yang melaksanakan siskamling.

Danramil 10 Sambi Kapten Inf Warisno, saat di konfirmasi lebih jauh mengatakan, kegiaant komsos Babinsa menyambangi Perangkat desa maupun elemen masyarskat di desa binaannya untuk berkoordinasi terkait kondisi kamtibmas yang ada di desa jelang Pemilu 17 April 2019 mendatang. Pada intinya kita semua harus menjaga keamanan dan kedamaian menjelang, selama dan sesudah pemilu tahun ini. Kita semua berharap agar pemilu berlangsung dengan aman dan damai.
                                                                                          
Peletakan batu pertama secara simbolis oleh Kasdim 0724/Byl dan Muspida Kab. Byl

Senin, 18 Maret 2019



BHAKTI SOSIAL HUT PERSIT KE 73 DAN HUT KE 55 DHARMA PERTIWI  
Dalam rangka memperingati HUT ke 73 Persit Kartika Chandra Kirana sekaligus HUT ke 55 Dharma Pertiwi, Persit Kartika Chandra Kirana PD IV Diponegoro menggelar kegiatan bakti sosial berupa donor darah dan anjangsana di Rumkit TK III Slamet Riyadi Surakarta yang diikuti sekitar 1335 orang, Senin (18/3/2018). Bakti sosial kali ini menitik beratkan pada kegiatan Donor Darah dan anjangsana baik kepada anggota yang rawat inap dan sakit berat, anggota warakawuri, anak yatim, anak berprestasi dan anak berkebutuhan khusus.
Menurut Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD IV/Diponegoro Ny. Septi M. Effendi, kegiatan bhakti sosial ini merupakan wujud tanggung jawab dan pencerminan kita semua sebagai upaya mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, karena Persit Kartika Chandra Kirana merupakan bagian dari TNI-AD.
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD IV/Diponegoro berharap, agar momentum ini dapat dijadikan sebagai sarana silaturahmi serta untuk menumbuh kembangkan rasa kepedulian sosial kita terhadap sesama. Semoga apa yang kita kerjakan hari ini dapat ditindaklanjuti secara berkesinambungan dengan kegiatan bakti sosial dalam even yang berbeda namun tetap menyentuh kepada kepentingan masyarakat yang membutuhkan.
“Sebagai bagian dari masyarakat, kita semua terpanggil untuk berbuat yang terbaik dalam membantu saudara-saudara kita sesama anak bangsa yang tentunya masih sangat memerlukan uluran tangan kita semua,”pungkas Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD IV/Diponegoro.
Hadir pada kegiatan tersebut Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Rafael Granada Baay beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 074 PD IV/Diponegoro Ny Lisa Rafael Baay. (Penrem074/Wrt)


 “ABOT ENTENG DISONGGO BARENG” POMPA SEMANGAT DI TMMD  

“Abot enteng disonggo bareng” itulah sebuah kata Jawa yang sering terucap dan  kita dengar dalam suatu kegiatan karya bakti maupun kegiatan yang sering dilaksanakan secara bersama sama. Dalam bahasa Indonesia biasa kita dengar pepatah “ Berat sama dipikul ringan sama di jinjing”. Selasa (18/03).
Semboyan berat sama dipikul ringan sama dijinjing diterapkan dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa( TMMD) Tahap I TA 2019 yang di selenggarakan oleh Kodim 0724/Boyolali di Desa Ngleses Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali. Dengan tekad seperti itu pula yang mampu memompa semangat anggota TNI dan warga setempat dalam bekerja mengejar target yang diberikan selama 30 hari mengerjakan program TMMD Sengkuyung Tahap I Ta 2019 selama ini.  
Babinsa Desa Ngleses Serda Bewal mengatakan bahwa apapun pekerjaannya kalau dilakukan secara bersama sama akan jadi ringan apalagi demi kemajuan bersama. Betonisasi jalan yang menjadi sasaran fisik dari program ini sebentar lagi akan selesai.
Kegiatan TMMD yang biasa di selenggarakan di desa-desa di wilayah Kodim 0724/Boyolali merupakan salah satu momentum kemanunggalan TNI dan masyarakat yang juga menandakan bahwa TNI bersama masyarakat serta instansi terkait mampu menghadirkan pembangunan demi kemajuan dan kesejahteraan desa.


Kamis, 14 Maret 2019


MENEMBAK DI MARKAS BRIMOB

Latihan menembak senjata ringan (Latbakjatri) Triwulan I tahun 2019 oleh personil Kodim 0724/Boyolali dilaksanakan di Lapangan Tembak Brimob Gunung Kendil Mojosongo.Rabu (06/03).
Kegiatan Latbakjatri ini rutin dilaksanakan tiap tiga bulan sekali dalam rangka memelihara dan meningkatkan kemampuan menembak anggota TNI khususnya Kodim 0724/Boyolali. Adapun koordinator pelaksana latihan menembak dipimpin oleh Danramil 14/Klego Kapten Inf Dakhri Oskandar selaku Komandan latihan (Danlat).
Pada kesempatan tersebut Danlat menyampaikan bahwa menembak merupakan dasar yang wajib dimiliki oleh setiap prajurit, tujuan dari latihan menembak ini adalah untuk mengasah kemampuan, meningkatkan ketrampilan dan kemahiran prajurit. Dan yang paling utama dalam setiap latihan adalah faktor keamanan karena menyangkut dengan peluru tajam yang digunakan.
Untuk itu sebelum dilaksanakan latihan menembak Danlat memimpin langsung doa bersama semoga selama dalam latihan menembak dapat berjalan dengan aman dan lancar serta mendapatkan hasil yang diinginkan. Dalam kegiatan menembak kali ini para prajurit menggunakan dua jenis senjata yaitu laras panjang (M16) menggunakan munisi tajam dengan kaliber 5,56 mm dan laras pendek (pistol) FN menggunakan kaliber 9 mm.
Komandan Kodim ( Dandim) 0724/Boyolali Letkol Kav Herman Taryaman SIP,MH yang turut serta dalam latihan tersebut mengatakan, kegiatan latihan menembak ini merupakan agenda rutin di TNI AD setiap tri wulan. Tujuannya untuk meningkatkan profesionalisme kemampuan prajurit dalam menembak baik senjata api jenis pistol maupun laras panjang.



DANLAT TEKANKAN FAKTOR KEAMANAN  

Latihan menembak senjata ringan (Latbakjatri) Triwulan I tahun 2019 oleh personil Kodim 0724/Boyolali dilaksanakan di Lapangan Tembak Brimob Gunung Kendil Mojosongo.Rabu (06/03).
Kegiatan Latbakjatri ini rutin dilaksanakan tiap tiga bulan sekali dalam rangka memelihara dan meningkatkan kemampuan menembak anggota TNI khususnya Kodim 0724/Boyolali. Adapun koordinator pelaksana latihan menembak dipimpin oleh Danramil 14/Klego Kapten Inf Dakhri Oskandar selaku Komandan latihan (Danlat).
Pada kesempatan tersebut Danlat menyampaikan bahwa menembak merupakan dasar yang wajib dimiliki oleh setiap prajurit, tujuan dari latihan menembak ini adalah untuk mengasah kemampuan, meningkatkan ketrampilan dan kemahiran prajurit. Dan yang paling utama dalam setiap latihan adalah faktor keamanan karena menyangkut dengan peluru tajam yang digunakan.
Untuk itu sebelum dilaksanakan latihan menembak Danlat memimpin langsung doa bersama semoga selama dalam latihan menembak dapat berjalan dengan aman dan lancar serta mendapatkan hasil yang diinginkan. Dalam kegiatan menembak kali ini para prajurit menggunakan dua jenis senjata yaitu laras panjang (M16) dan laras pendek (pistol).


Kamis, 07 Maret 2019


BABINSA DAN WARGA DESA BANDUNG BANGUN JEMBATAN DARURAT

Babinsa Koramil 17 Wonosegoro Sertu Riyanto dan Serda Ngatmo membantu warga Desa Bandung Kecamatan Wonosegoro membuat jembatan darurat yang menghubungkan Desa Bandung dan Desa Kebonagung.
Sebelumnya Jembatan Desa Bandung diterjang banjir beberapa waktu yang lalu, yang menyebabkan putusnya rangka jembatan sehingga jalur ke Desa Bandung menjadi terhambat walaupun bisa melalui jalan lain dengan cara memutar namun demikian jalan alternative lain tentu lebih jauh.
Babinsa dan masyarakat bahu membahu membuat jembatan darurat dari kayu  dan anyaman bambu yang disusun. Menurut Danramil 17 Wonosegoro Kapten Arh Iswadi Yusuf bahwa jembatan ini hanya bersifat sementara karena pemerintah Kabupaten Boyolali melalui Wakil Bupati Boyolali M Said Hidayat SH akan segera memperbaiki jembatan yang putus saat musim penghujan usai, saat kunjungannya beberapa waktu lalu.
Babinsa Koramil 17 Wonosegoro Sertu Riyanto juga berharap agar jembatan yang permanen segera dibangun serta menghimbau kepada warga agar berhati-hati saat menyebrang jembatan darurat, dan segera lapor kepada kepala desa atau Babinsa apabila ada kerusakan pada jembatan darurat sekecil apapun untuk segera diperbaiki demi keselamatan warga semua.