Jumat, 08 Juni 2018


Penyerahkan THR Kasad dan Bingkisan Pangdam IV/Dip  Kepada Seluruh Anggota Militer Dan PNS Kodim 0724/Boyolali     
 Komandan Kodim 0724/Boyolali Letkol Kav Herman Taryaman SIP MH menyerahkan THR dari Kasad dan  Paket Bingkisan Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1439 H dari Pangdam IV/Dip kepada perwakilan Anggota Militer dan PNS Kodim 0724/Boyolali  bertempat  dilapangan apel Makodim 0724/Boyolali.

Penyerahan THR dan paket bingkisan tersebut merupakan bentuk kepedulian dari pimpinan TNI AD Kasad dan Pangdam IV/Dip kepada seluruh prajurit TNI AD dan PNS TNI AD serta keluarganya, diharapkan bingkisan tersebut dapat berguna dan dimanfaatkan sebaik-baiknya dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1439 H , sehingga dikemudian hari dapat mempererat dan memperkuat soliditas Prajurit dan  PNS  TNI Angkatan  Darat.



KODIM BOYOLALI IKUTI GELAR PASUKAN KETUPAT CANDI 2018

Satu peleton anggota Kodim 0724/Boyolali bersama personil gabungan disiagakan dalam operasi Ketupat Candi 2018 yang digelar di Tugu Jagung Kabupaten Boyolali.Dukungan ini menjadi symbol dari sinergitas TNI-Polri dalam memberikan pelayanan dan kenyamanan masyarakat selama mudik lebaran. Bertindak selaku pengambil apel Wakil Bupati Boyolali M.Said Hidayat SH.
Guna mempersiapkan personil dan peralatan maka di gelar Apel gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2018 oleh Polres Boyolali.Apel pasukan ini diikuti oleh lebih dari 500 personil lebih yang terdiri dari unsure TNI, Polri , Dishup Kab Boyolali , Satpol PP Kab Boyolali, Linmas, Satgas Ormas dan Pramuka.
          Kapolres Boyolali AKBP Aries Andi, SIK bersama seluruh anggota Polres Boyolali melaksanakan cek kesiapan anggota untuk mengamankan Mudik Lebaran 2018 , selepas upacara gelar pasukan dan pengarahan.
 Kapolres mengatakan kepada  anggota yang tergabung dalam operasi Ketupat Candi 2018  dimohon untuk segera merapat ke Pos masing-masing menggunakan kelengkapan sesuai dengan petunjuk yang  didapatkan dari dinas Polri.
Tugas dan kewajiban anggota Pos Pam nantinya akan mengurai kemacetan disepanjang jalur Utama dan alternatif di wilayah Boyolali guna menciptakan situasi yang nyaman serta kondusif dalam pelaksanaan liburan Idul Fitri 2018.

Selasa, 05 Juni 2018



CIPTAKAN RASA AMAN DENGAN PATROLI BERSAMA

Anggota Kodim 0724/Boyolali dan Polres Boyolali melaksanakan patroli bersama di wilayah sekitar kantor Kabupaten Boyolali dan beberapa tempat lain untuk meminimalisir adanya gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat ( Kamtipmas) di  wilayah Boyolali.
Potensi gangguan Kamtipmas paling rawan saat bulan Ramadhan ini adalah pencurian di rumah-rumah atau tempat yang disinyalir ditinggalkan oleh penghuni saat menjalankan ibadah ,biasanya terjadi saat penghuni rumah menjalankan sholat Tarawih maupun sholat subuh.
Melalui kegiatan patroli yang rutin digelar oleh Kodim 0724/Boyolali dan Polres Boyolali diharapkan gangguan Kamtipmas yang terjadi di tengah masyarakat dapat ditekan atau diminimalisir.
Serma Kusnin salah satu dari anggota yang melaksanakan patrol mengatakan bahwa apa yang dilakukan ini adalah semata-mata demi untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Kota Boyolali.


Minggu, 27 Mei 2018



                       BABINSA KARYA BAKTI BERSAMA WARGA KEDUNG PADAS

Babinsa Koramil 17/Wonoegoro Serka Agus Widodo bersama warga masyarakat Dusun Kedung Padas Desa Kedung Pilang Kecamatan Wonosegoro   melaksanakan karya bakti dengan sasaran pembersihan jalan yang ada di wilayah tersebut.

           Kondisi jalan yang berumput dan mulai banyak tumbuh ilalang sering meresahkan masyarakat yang sedang beraktifitas yang menggunakan akses jalan tersebut. Kondisi tersebutlah yang mendorong masyarakat untuk bergotong royong bersama Babinsa untuk melaksanakan pembersihaan sehingga kondisi jalan dapat dilalui dengan nyaman oleh warga masyarakat setempat.

           Pjs Danramil 17/Wonosegoro Lettu Inf Dalhar Mudakir juga  membenarkan adanya karya bakti tersebut, bahkan seluruh Babinsa ditempatnya telah di perintahkan untuk berkomunikasi aktif dengan tokoh masyarakat dan menyerap aspirasi apa saja yang memerlukan penanganan segera.

          "segala sesuatu yang menjadi kendala dimasyarakat sedapat mungkin Babinsa mampu mencarikan solusi, apabila perlu bantuan tenaga bisa melaporkan kepada Babinsa, Danramil bahkan Kodim pun siap mendukung," tegasnya.

          Jangan sampai permasalahan dimasyarakat tidak diselesaikan dan berdampak pada keresahan masyarakat diwilayahnya."Saya berharap Babinsa mampu membagi waktunya dengan baik sehingga semua program yang diamanahkan kepada kita dapat terselesaikan dengan sebaik-baiknya," jelasnya.


          OPTIMALISASI SERAPAN GABAH TIM SERGAB TINJAU WILAYAH BOYOLALI

Dalam rangka optimalisasi penyerapan gabah petani Tim Sergab yang terdiri dari Kolonel Arh Bambang Setyono dan Kolonel Cpm Yusri Nuryanto SIP dari Mabes Angkatan Darat kunjungi salah satu penggilingan padi di wilayah Kodim 0724/Boyolali yang bekerja sama dengan BULOG (Badan Urusan Logistik).

Komandan Kodim 0724/Boyolali Letkol Kav Herman Taryaman SIP,MH didampingi oleh Pasi Ter Kapten Arh Iswadi Yusuf , Pa Sandi Letda Inf Sukarmo, Bp. Samsul dari Bulog Ngabean Kartosuro, Bp. Wawan dari Dinas Pertanian Kab Boyolali dan H.Tulus Budiono pemilik penggilingan padi di Desa Tompen Kecamatan Banyudono Kabupaten Boyolali.
H. Tulus Budiono mengatakan bahwa lumbung padi dari Kabupaten Boyolali ini sebenarnaya terdapat pada kecamatan Sawit, Banyudono dan Sebagian dari Kecamatan Ngemplak dan rata-rata dalam sehari penggilingan padi miliknya mampu menyetor beras ke Bulog sebanyak 10 Ton.
Komandan Kodim 0724/Boyolali mengatakan diharapkan dengan keterlibatan berbagai pihak bisa mendorong program penyerapan gabah petani,terutama membantu penyerapan gabah petani di wilayahnya guna mendukung dan menyukseskan program pemerintah dalam pencapaian swasembada pangan nasional.

Selasa, 22 Mei 2018




                   DANDIM BOYOLALI BERI BANTUAN KE PONPES DARUSY SAADAH

 Komandan Kodim 0724/Boyolali Letkol Kav Herman Taryaman SIP,MH didampingi Perwira Seksi Teritorial Kapten Arh Iswadi Yusuf  dan Danramil 12/Simo Kapten Cba Pujiarto serta beberapa anggota Ramil 12/Simo menyerahkan bantuan semen kepada Pondok Pesantren (Ponpes)  Darusy Saadah .Selsa (22/5).
Pemberian semen sebanyak 60 sak ini diterima secara simbolis oleh Ustad Khosdi Ridwanullah yang didampingi Ustad Drs. Zainal Abidin Bagian Humas Ponpes dan Ustad Hamdi Penanggung Jawab Pembangunan serta Bagian sarana dan prasarana ponpes. Semen yang diberikan ini dimaksudkan untuk membantu pembangunan masjid yang terletak ditengah-tengah pondok pesantren.
Menurut penyampaian dari Ustad Khosdi Ridwanullah ,pembangunan masjid direncanakan memiliki tiga lantai serta sebuah perpustakaan yang diperuntukkan bagi siswa pondok pesantren maupun masyarakat disekitar pondok kalau bisa menjadi perpustakaan Ponpes terlengkap di Kabupaten Boyolali. Lebih lanjut beliau juga menyampaikan jumlah santri yang mondok di Ponpes Darusy Saadah berjumlah kurang lebih 1190 orang santri putra dan putri.
Komandan Kodim 0724/Boyolali Letkol Kav Herman Taryaman SIP,MH juga menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan ini jangan dilihat dari besar kecilnya akan tetapi merupakan wujud kepedulian aparat kewilayahan untuk mempererat tali silaturahmi yang sebelumnya sudah terjalin. Semoga hubungan yang sudah terjalin baik ini bisa memberikan manfaat bagi kita semua.
Menambahkan apa yang sudah disampaikan Komandan Kodim 0724/Boyolali, Ustad Drs Zainal Abidin juga mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan-bantuan yang sudah diberikan selama ini,semoga semua ini menjadikan amal ibadah bagi para anggota sekalian terutama Komandan Kodim 0724/Boyolali yang senantiasa mendukung kegiatan di ponpes ini.

Selasa, 15 Mei 2018



           RAMIL SAWIT SIAP AMANKAN TRADISI PADUSAN DI UMBUL TIRTOMULYO

Bertempat di Umbul Tirtomulyo Dukuh Umbul Kecamatan Sawit kabupaten Boyolali  personil Ramil 9 Sawit Kodim 0724/Boyolali membantu Polsek Sawit dalam  amankan Acara Tradisi Padusan.
Tradisi Padusan menyambut Bulan Ramadhan  pada hakekatnya adalah proses  menyucikan diri, jiwa serta kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan nilai ibadah. Untuk masyarakat Jawa Tengah  terutama wilayah Yogyakarta dan karisidenan Surakarta misalnya masyarakatnya berduyun-duyun membasuh dan memandikan diri mereka di sumur ataupun sumber-sumber mata air yang terdapat di wilayah mereka.
Padusan berasal dari kata dasar adus yang berarti mandi, dalam pengertian budaya padusan merupakan tradisi masyarakat untuk membersihkan diri atau mandi besar dengan maksud mensucikan diri dalam rangka menyambut datangnya hari atau bulan istimewa seperti Bulan Ramadhan.Kegiatan Padusan di Umbul Tirtomulyo ini juga dihadiri Muspika Sawit dan Ketua DPRD kabupaten Boyolali Bp.Parwanto.Semoga budaya yang sudah turun temurun ini mampu dilestarikan oleh para generasi penerus agar tetap lestari sebagai salah satu warisan leluhur.